Rekam Jejak Mirza Adityaswara, yang Susul Mahendra Mundur dari OJK

- Mirza Adityaswara memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri keuangan dan pemerintahan
- Awal karier Mirza Adityaswara dimulai sebagai Dealer di Bank Sumitomo Niaga pada 1989
- Mirza Adityaswara pernah menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) pada 2013 hingga 2019
Jakarta, IDN Times – Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali meninggalkan kursi mereka di tengah gejolak yang melanda pasar saham Indonesia. Setelah tiga pejabat OJK termasuk Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK, Mahendra Siregar, mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (30/1/2026), giliran wakilnya, Mirza Adityaswara melakukan langkah serupa.
Sebelum Mirza, Mahendra dan dua pejabat lainnya, yakni Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I. B. Aditya Jayaantara sudah lebih dulu mengumumkan pengunduran diri. Pada Jumat pagi, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman mundur dari jabatannya.
Mengenai Mirza Adityaswara, berikut profilnya, dikutip dari laman resmi OJK.
1. Memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri keuangan dan pemerintahan

Mirza Adityaswara, yang lahir di Surabaya pada 9 April 1965. Mirza memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri keuangan dan pemerintahan.
Adapun gelar Sarjana Ekonomi didapatnya dari Universitas Indonesia (UI) pada 1992. Setelah itu, dia melanjutkan studinya ke Macquarie University di Sydney, Australia, dan memperoleh gelar Master of Applied Finance pada tahun 1995.
2. Awal karier Mirza Adityaswara

Mirza memulai kariernya sebagai Dealer di Bank Sumitomo Niaga pada 1989, kemudian menjabat sebagai Head of Securities Trading & Research di Bahana Sekuritas sejak 2002 hingga 2005.
Kariernya berlanjut di sejumlah institusi jasa keuangan terkemuka, termasuk sebagai Director, Head of Equity Research & Bank Analysis di Credit Suisse Securities Indonesia pada 2005–2008. Kemudin menjabat Managing Director, Head of Capital Market Mandiri Sekuritas, dan Kepala Ekonom Bank Mandiri Group pada 2008–2010.
3. Mirza Adityaswara pernah menjadi Deputi BI

Pada 2010–2013, Mirza menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner dan Kepala Eksekutif Dewan Komisioner di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pada 2013, ia diangkat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), jabatan yang ia pegang hingga 2019.
Selama masa jabatannya di BI, Mirza juga berperan sebagai anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Ex-Officio dari BI pada 2015–2019, di mana ia bertugas mengawasi sinergi antara BI dan OJK dalam kebijakan makroprudensial yang berhubungan dengan pengaturan dan pengawasan industri jasa keuangan.
Setelah menyelesaikan masa tugas di BI, Mirza menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Keuangan pada 2020–2022. Dia menjabat sebagai Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada periode yang sama.

















