Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sehari 4 Pejabat BEI-OJK Mundur, Pengamat Duga Ada Intervensi Presiden

Ketua DK OJK, Mahendra Siregar
Ketua DK OJK, Mahendra Siregar (IDN Times/Pitoko)
Intinya sih...
  • Pengamat ekonomi menduga pengunduran diri 4 pejabat BEI-OJK ada campur tangan Presiden Prabowo Subianto.
  • Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas krisis pasar modal yang terjadi.
  • OJK mengumumkan mundurnya Ketua Dewan Komisioner, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, dan Deputi Komisioner sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menduga, pengunduran diri empat pejabat Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari yang sama, Jumat (30/1/2026) ada campur tangan orang nomor 1 RI, Prabowo Subianto.

"Kalau menurut saya, pengunduran diri Ketua OJK, Dirut BEI sepertinya ada intervensi langsung dari presiden," ujar Ibrahim, Jumat malam.

Ibrahim pun membantah ada krisis terutama di pasar modal yang timbul akibat peristiwa pengunduran diri pejabat OJK dan BEI.

"Kalau krisis nggak karena yang dirugikan investor pasar modal," ujar dia.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat pagi. Iman mengatakan, hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawabnya atas apa yang terjadi di pasar modal dalam beberapa hari terakhir.

Untuk diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam bahkan perdagangan sempat diberhentikan sementara alias trading halt lantaran ambruk 8 persen akibat sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI).

"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia. Saya percaya bahwa ini bentuk tanggung jawab saya. Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya," tutur Iman.

Pada Jumat malam, kabar mengejutkan kembali datang usai OJK mengumumkan mundurnya tiga pejabatnya. Padahal, pada Jumat siang, para pejabat tersebut masih melakukan konferensi pers di Gedung BEI Jakarta.

Dalam siaran persnya, OJK menyampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar; Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi; dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I. B. Aditya Jayaantara telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.

Pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

"Pengunduran diri bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan," kata Mahendra.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

4 Kesalahan saat Membeli Perak Online, Harus Dihindari!

31 Jan 2026, 00:05 WIBBusiness