Comscore Tracker

Ternyata, Pertumbuhan Crazy Rich se-Dunia Paling Subur di Indonesia!

Pertumbuhan crazy rich Indonesia diprediksi capai 67 persen

Jakarta, IDN Times - Jumlah crazy rich atau orang ultra-kaya di Indonesia diperkirakan bakal tumbuh sebesar 67 persen dalam kurun waktu lima tahun mendatang atau hingga 2025 nanti.

Hal tersebut tercantum dalam The Wealth Report yang dirilis oleh Knight & Frank pada Maret lalu. Dalam laporan tersebut dijelaskan, Indonesia bakal memimpin peningkatan jumlah Ultra High Net Worth Individual (UHNWI) atau orang ultra-kaya di benua Asia selama lima tahun mendatang.

"Asia memuncaki perkiraan pertumbuhan UNHWI di dunia sebesar 39 persen, didominasi oleh Indonesia sebesar 67 persen dan India 63 persen. Hal ini akan membuat proporsi orang ultra-kaya Asia secara global meningkat menjadi 24 persen dari sebelumnya 22 persen," tulis Knight & Frank, seperti dikutip IDN Times, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: Ini 5 Centibillionaire Dunia yang Kian Kaya di Tengah Pandemik 

1. Definisi UNHWI dan HNWI

Ternyata, Pertumbuhan Crazy Rich se-Dunia Paling Subur di Indonesia!IDN Times/Holy Kartika

Di dalam The Wealth Report, Knight & Frank membedakan dua jenis orang kaya. Pertama adalah UNHWI alias orang ultra-kaya dengan aset lebih dari 30 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau lebih dari Rp435 miliar, termasuk aset residen utama mereka.

Kemudian ada juga High Net Worth Individual (HNWI) alias orang kaya dengan aset minimal 1 juta dolar AS atau setara dengan Rp14,5 miliar termasuk kepemilikan hunian utamanya.

2. Pertumbuhan orang ultra-kaya global

Ternyata, Pertumbuhan Crazy Rich se-Dunia Paling Subur di Indonesia!Infografis Total Populasi Crazy Rich di Dunia Tahun 2025 (IDN Times/Sukma Shakti)

Di sisi lain, Knight & Frank juga memprediksi pertumbuhan UNHWI atau crazy rich secara global. Dalam laporannya, Knight & Frank menyatakan bahwa populasi orang ultra-kaya di dunia bakal tumbuh 27 persen hingga 2025 nanti.

Sementara untuk HNWI, Knight & Frank memprediksi pertumbuhannya mencapai 41 persen selama periode yang sama.

"Tren ini kebalikannya dari apa yang terjadi selama 2020 ketika jumlah HNWI terkontraksi terhadap populasi orang ultra-kaya (UNHWI) dengan aset lebih dari 30 juta dolar AS. Ini menunjukkan adanya penguatan terhadap aset kekayaan seperti yang kami perkirakan dalam The Wealth Report edisi 2020," tulis Knight & Frank.

Baca Juga: Sri Mulyani: Saya Terpaksa Ganti Orang Terkaya se-Indonesia Hari ini

3. Pertumbuhan orang ultra-kaya secara regional

Ternyata, Pertumbuhan Crazy Rich se-Dunia Paling Subur di Indonesia!Isntagram.com/0scoop

Sementara itu, dari sisi regional, Asia telah disebutkan sebagai benua dengan pertumbuhan orang ultra-kaya terbesar selama lima tahun akan datang.

Setelah Asia, Afrika diperkirakan mendapatkan pertumbuhan orang ultra-kaya sebesar 33 persen selama kurun waktu lima tahun ke depan. Zambia dan Afrika Selatan menjadi dua negara yang diprediksi mendapatkan pertumbuhan UNHWI dalam jumlah signifikan, yakni 40 persen dan 32 persen.

Berikutnya ada Eropa yang diperkirakan bakal mengalami pertumbuhan orang ultra-kaya sebesar 23 persen. Perkiraan pertumbuhan paling tinggi ada di Polandia dengan presentase sebesar 61 persen dan Swedia sebesar 59 persen.

4. Populasi orang ultra-kaya

Ternyata, Pertumbuhan Crazy Rich se-Dunia Paling Subur di Indonesia!Jeff Bezos (Instagram/@jeffbezos)

Secara total, Knight & Frank memprediksi populasi orang ultra-kaya atau UNHWI pada 2025 nanti sebanyak 663.483 orang di seluruh dunia.

Populasi ultra-kaya terbanyak masih ada di benua Amerika, yakni dengan total 236.927 orang. Pertumbuhan paling tinggi hingga lima tahun mendatang ada di AS (24 persen) dan Kanada (23 persen).

Kemudian di posisi kedua ada Eropa dengan total populasi UNHWI pada 2025 mendatang sebanyak 185.860 orang. Sementara di posisi ketiga bertengger benua Asia dengan total populasi ultra-kaya sebanyak 161.878 pada 2025 mendatang.

Baca Juga: Kisah Takahisa Takahara, Sukses Jadi Miliarder Berkat Jualan Pembalut

Topic:

  • Anata Siregar
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya