Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rupiah Berhasil Ditutup Menguat ke Rp17.939 per dolar AS

Rupiah Berhasil Ditutup Menguat ke Rp17.939 per dolar AS
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Rupiah ditutup menguat ke Rp17.939,5 per dolar AS pada akhir perdagangan 10 Juni 2026, naik 0,66 persen dibanding hari sebelumnya.
  • Penguatan rupiah didorong keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan dan rencana rapat mingguan yang membuka peluang kenaikan lanjutan.
  • Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax memberi sentimen positif karena membantu kurangi beban fiskal dan jaga stabilitas ekonomi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pergerakan rupiah di pasar spot ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu (10/6/2026). Mata uang Garuda menyentuh level Rp17.939,5 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 118,50poin atau 0,66 persen dari sehari sebelumnya di level Rp15.945 per dolar AS.

1. Rincian pergerakan mata uang di Asia

Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS sore ini, rinciannya:

Bath Thailand menguat 0,03 poin

Rupee India menguat 0,04 poin

Pesso Filipina 0,14 poin

Won Korea menguat 4,82 poin

2. Kenaikan suku bunga acuan BI direspons positif

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah ditopang oleh keputusan BI menaikkan suku bunga.

"Rupiah menguat terhadap dolar AS menyusul langkah BI menaikkan suku bunga serta menjadwalkan rapat mingguan ke depan yang memicu harapan adanya kenaikan suku bunga lanjutan apabila diperlukan," ujar Lukman kepada IDN Times.

3. Kebijakan menaikkan harga BBM nonsubsidi kurangi beban fiskal

Menurutnya, kebijakan pemerintah menaikkan harga Pertamax juga turut memberikan sentimen positif terhadap rupiah, karena dapat membantu mengurangi tekanan fiskal dan menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah tingginya harga energi global.

Meski demikian, penguatan rupiah diperkirakan tidak akan berlangsung terlalu besar.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah

Related Articles

See More