Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada level Rp17.927 per dolar AS pada perdagangan, Kamis (1/10/2026)
Berdasarkan Bloomberg, rupiah dibuka melemah 33 poin atau 0,18 persen.

Daftar mata uang di Asia rata-rata bergerak melemah dengan rincian
Bath Thailand melemah 0,27 persen
Ringgit Malaysia melemah 0,11 persen
Pesso Filipina melemah 0,13 persen
Won Korea melemah 0,26 persen
Dolar Taiwan melemah 0,19 persen
Dolar Singapura melemah 0,16 persen
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan laju niilai tukar rupiah diperkirakan kembali melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (1/10).
Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan rupiah setelah revisi data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat dari perkiraan.
Lebih lanjut, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis hari ini, terutama data inflasi dan perdagangan Indonesia yang akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik hari ini.
Data tersebut berpotensi memengaruhi sentimen pasar terhadap prospek perekonomian Indonesia dan arah kebijakan moneter Bank Indonesia (BI). Di sisi lain, penguatan dolar AS membuat tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, kembali meningkat.
"Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.850-Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini," jelasnya.