Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah ke Level Rp18 Ribu, Istana Bicara Fundamental Eknomi RI Baik
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Rupiah ditutup di level Rp18.049 per dolar AS, melemah 82,50 poin atau 0,46 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Pemerintah melalui Kemenkeu, BI, dan OJK terus berkoordinasi intens memantau serta menyiapkan langkah menghadapi pelemahan rupiah.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dengan inflasi yang terjaga dan pertumbuhan ekonomi positif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Berdasarkan penutupan perdagangan sore ini (4/6/2026), rupiah berada di level Rp18.049 atau melemah 82,50 poin atau 0,46 persen dibandingkan penutupan kemarin. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengaku sudah berkoordinator dengan lintas kementerian dan lembaga.

"Berkenaan dengan masalah Rupiah, kami pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia, kemudian juga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan kemudian melakukan langkah-langkah," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Prasetyo mengatakan, fundamental ekonomi Indonesia dalam keadaan baik. Sebab, inflasi di Indonesia masih terjaga dengan baik.

"Tetapi yang pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi, kemudian dari inflasi yang masih terjaga," kata dia.

Oleh karean itu, Prasetyo percaya diri, fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.

"InsyaAllah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat," imbuhnya.

Editorial Team

Related Article