Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rupiah Keok Pagi Ini, Investor Tunggu Pengumuman Suku Bunga BI

Rupiah Keok Pagi Ini, Investor Tunggu Pengumuman Suku Bunga BI
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Rupiah melemah 39 poin atau 0,22 persen ke level Rp17.927 per dolar AS pada awal perdagangan Rabu, dipengaruhi penguatan dolar dan harga minyak dunia.
  • Tensi geopolitik di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak mentah serta indeks dolar AS, menjadi faktor utama tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
  • Pelemahan rupiah diperkirakan terbatas karena investor menunggu keputusan suku bunga BI sore ini, dengan proyeksi pergerakan harian di kisaran Rp17.850–Rp18.000 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tercatat mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan Rabu (22/7/2026).

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.07 WIB, mata uang Garuda terpantau melemah sebesar 39 poin atau 0,22 persen ke level Rp17.927 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.888.

1. Tensi panas Timur Tengah dorong harga minyak dan dolar AS

Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah akan melemah terhadap dolar AS sepanjang hari ini. Itu dipicu oleh tingkat ketegangan politik antarnegara atau tensi geopolitik yang masih sangat tinggi di kawasan Timur Tengah (Timteng).

Situasi konflik di wilayah tersebut dinilai menjadi pemicu utama terjadinya kenaikan pada harga minyak mentah dunia serta indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama lainnya.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah tensi geopolitik yang masih tinggi di Timteng yang menyebabkan kenaikan harga minyak mentah dunia dan indeks dolar AS," kata Lukman.

2. Pelemahan diprediksi terbatas menjelang keputusan suku bunga BI

Lukman memperkirakan pelemahan rupiah akan berlangsung terbatas. Dia menjelaskan para pelaku pasar atau investor saat ini tengah mengantisipasi hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) sore nanti.

"Perlemahan diperkirakan terbatas, investor mengantisipasi kenaikan suku bunga 25 bps (basis poin) pada RDG BI sore ini," ujarnya.

3. Proyeksi pergerakan kurs rupiah hari ini

Terkait perkiraan nilai tukar sepanjang perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan pergerakan mata uang rupiah akan berada dalam rentang harian di kisaran Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS.

Sementara dalam penutupan perdagangan kemarin, rupiah menguat terhadap dolar AS. Mata uang Garuda ditutup melonjak 60 poin atau 0,33 persen ke level Rp17.888 per dolar AS.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More