Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rupiah Makin Melemah ke Rp17.949 per Dolar AS Pagi Ini

2 min read
Rupiah Makin Melemah ke Rp17.949 per Dolar AS Pagi Ini
Ilustrasi Rupiah Melemah ke USD (Foto: ANTARA)
  • Rupiah dibuka melemah 46 poin atau 0,26 persen ke Rp17.949 per dolar AS pada Kamis, dari penutupan sebelumnya Rp17.903.
  • Pergerakan mata uang Asia bervariasi; ringgit, baht, yuan, dan rupee menguat, sementara peso Filipina, won Korea, serta dolar Taiwan melemah.
  • Inflasi konsumen AS yang melampaui perkiraan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed; rupiah diproyeksikan bergerak di Rp17.850-Rp18.000 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada perdagangan Kamis, (15/11/2026). Mata uang Garuda berada pada level Rp17.949 per dolar Amerika Serikat (AS) .

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 46 poin atau 0,26 persen dibandingkan penutupan kemarin. Pada perdagangan Rabu (14/10), rupiah berakhir pada level Rp17.903 per dolar AS.

  1. 1. Rincian mata uang di Asia yang bergerak melemah

    Daftar mata uang di Asia bergerak variatif, dengan rincian:

    • Ringgit Malaysia menguat 0,01 persen
    • Bath Thailand menguat 0,27 persen
    • Yuan China menguat 0,06 persen
    • Rupee India menguat 0,13 persen
    • Pesso Filipina melemah 0,33 persen
    • Won Korea melemah 0,73 persen
    • Dolar Taiwan melemah 0,44 persen

  2. 2.

    Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memproyeksikan nilai tukar rupiah bakal melemah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

    Pelemahan rupiah dipicu kenaikan inflasi konsumen AS yang lebih tinggi dari perkiraan sehingga mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

  3. 3. Pelemahan rupiah juga ditopang meningkatnya ekspektasi suku bunga The Fed

    Di sisi lain, pelemahan rupiah juga seiring meningkatnya ekspektasi suku bunga The Fed setelah rilis data inflasi konsumen AS. Investor juga masih mencermati rilis data inflasi produsen AS yang dijadwalkan keluar malam ini. Data tersebut berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter The Fed dan pergerakan dolar AS.

    "Hari ini rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.850-Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More