Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Menguat Pagi Ini, Sentimen Suku Bunga AS Masih Membayangi
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Rupiah menguat 0,09 persen ke level Rp17.871 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.05 WIB.

  • Risalah FOMC yang cenderung hawkish berpotensi membuat dolar AS menguat dan menekan rupiah.

  • Investor menunggu data kepercayaan konsumen, sementara rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.850-Rp17.950.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (8/10/2026)

Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS pada awal perdagangan. Rupiah dibuka di level Rp17.879 per dolar AS.

pukul 09.05 WIB

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.871 per dolar AS.

siang ini

Data indeks kepercayaan konsumen dijadwalkan dirilis dan akan dicermati investor.

sepanjang perdagangan Kamis

Rupiah diperkirakan berada dalam rentang Rp17.850 hingga Rp17.950 per dolar AS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Nilai tukar rupiah menguat 16 poin atau 0,09 persen menjadi Rp17.871 per dolar AS.
  • Who?
    Rupiah, dolar AS, Federal Reserve, investor, dan pengamat pasar uang Lukman Leong.
  • Where?
    Perdagangan rupiah terhadap dolar AS di pasar valuta asing.
  • When?
    Awal perdagangan Kamis (8/10/2026), dengan data Bloomberg hingga pukul 09.05 WIB.
  • Why?
    Rupiah menguat pada awal perdagangan, tetapi berpotensi tertekan oleh sinyal kebijakan suku bunga The Fed yang lebih ketat.
  • How?
    Rupiah dibuka di level Rp17.879 per dolar AS, lalu berada di level Rp17.871 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada Kamis pagi. Nilainya menjadi Rp17.871 per dolar AS. Lukman Leong bilang rupiah bisa melemah karena The Fed memberi sinyal suku bunga yang lebih ketat. Investor juga menunggu data kepercayaan konsumen yang akan keluar siang ini. Rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang tertentu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penguatan rupiah pada awal perdagangan menunjukkan adanya pergerakan positif terhadap dolar AS, meski pasar masih mencermati sejumlah faktor. Investor memiliki acuan tambahan melalui data kepercayaan konsumen yang dijadwalkan dirilis siang ini. Perkiraan rentang perdagangan juga memberikan gambaran mengenai level pergerakan rupiah sepanjang Kamis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar rupiah atau kurs menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (8/10/2026). Saat pasar dibuka pagi ini, rupiah berada di level Rp17.879 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.05 WIB, rupiah berada di level Rp17.871 per dolar AS. Rupiah menguat 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.887 per dolar AS.

1. Sikap The Fed berpotensi menekan rupiah

Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah berpeluang melemah terhadap dolar AS hari ini. Dolar AS berpotensi kembali menguat setelah muncul sinyal dari hasil rapat bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Sinyal tersebut terlihat dalam risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC), yakni catatan resmi mengenai pembahasan para pejabat The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga.

Risalah tersebut menunjukkan adanya pandangan yang cenderung lebih ketat dalam menjaga suku bunga. Kondisi itu dapat membuat dolar AS lebih menarik bagi investor dan berpotensi memberikan tekanan terhadap rupiah.

"Rupaih diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang menguat setelah risalah pertemuan FOMC yang hawkish," kata Lukman.

2. Investor menunggu data kepercayaan konsumen

Selain perkembangan kebijakan The Fed, investor juga akan mencermati sejumlah data ekonomi dari dalam negeri. Salah satunya adalah data indeks kepercayaan konsumen yang dijadwalkan dirilis siang ini.

Data tersebut menggambarkan seberapa optimistis masyarakat terhadap kondisi ekonomi, baik saat ini maupun dalam beberapa bulan ke depan.

"Investor menantikan data kepercayaan konsumen siang ini," ujar Lukman.

3. Rupiah Diperkirakan Bergerak di Rp17.850-Rp17.950

Lukman memperkirakan rupiah berada dalam rentang Rp17.850 hingga Rp17.950 per dolar AS sepanjang perdagangan Kamis. Sementara sepanjang perdagangan pagi, rupiah bergerak di kisaran Rp17.863 hingga Rp17.879 per dolar AS.

Di sisi lain, sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd), rupiah tercatat melemah 7,14 persen. Dalam 52 minggu terakhir, rupiah bergerak di rentang Rp16.515 hingga Rp18.209 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article