Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Selat Hormuz Dibuka, Pertamina International Shipping Kirim 2 Kapal
PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM & LPG di Tahun 2025. (Dok/Istimewa).
  • Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan dua kapal tanker, Pertamina Pride dan Gamsunoro, untuk kembali beroperasi melintasi Selat Hormuz setelah jalur strategis itu dibuka oleh Iran.
  • PIS melakukan pemantauan intensif, menyusun rute pelayaran, serta berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, otoritas setempat, dan pihak asuransi demi memastikan keamanan kapal dan awaknya.
  • Iran resmi membuka kembali Selat Hormuz bagi kapal komersial selama masa gencatan senjata, setelah sebelumnya menutup jalur tersebut akibat ketegangan militer dengan Amerika Serikat dan Israel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Februari lalu

Iran menutup Selat Hormuz selama beberapa minggu sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayahnya. Penutupan ini mengganggu jalur distribusi energi global.

awal pekan ini

Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk memulai blokade angkatan laut di kawasan Teluk, menambah kompleksitas situasi keamanan di perairan tersebut.

17 April 2026

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial selama masa gencatan senjata. Jalur strategis itu dinyatakan terbuka bagi kapal niaga pada rute terkoordinasi.

18 April 2026

Pertamina International Shipping melalui Vega Pita menyampaikan bahwa perusahaan melakukan pemantauan intensif, menyiapkan rencana pelayaran, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keamanan dua kapal yang akan melintasi Selat Hormuz.

22 April mendatang

Masa gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan berakhir pada tanggal ini.

kini

Selat Hormuz telah dibuka kembali oleh Iran, dan Pertamina International Shipping bersiap mengoperasikan dua kapalnya untuk melintasinya guna menjaga pasokan energi nasional.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran memungkinkan dua kapal tanker milik Pertamina International Shipping, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, untuk segera melanjutkan pelayaran setelah sebelumnya tertahan di Teluk Persia.
  • Who?
    PT Pertamina International Shipping melalui Pjs Corporate Secretary Vega Pita, serta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang mengumumkan pembukaan jalur pelayaran tersebut.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Selat Hormuz dan Teluk Persia, dengan koordinasi operasional dilakukan dari Jakarta serta komunikasi diplomatik melalui Kementerian Luar Negeri Indonesia.
  • When?
    Pembukaan jalur diumumkan pada Jumat, 17 April 2026, sementara persiapan pelayaran kedua kapal dilakukan pada Sabtu, 18 April 2026.
  • Why?
    Pembukaan kembali dilakukan seiring masa gencatan senjata yang masih berlaku dan untuk memulihkan arus perdagangan minyak dunia yang sempat terganggu akibat penutupan sebelumnya oleh Iran.
  • How?
    Pertamina International Shipping menyiapkan rencana pelayaran rinci mencakup penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta koordinasi dengan otoritas setempat dan lembaga terkait guna menjamin keselamatan kapal dan awaknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Iran buka lagi jalan laut besar namanya Selat Hormuz. Sekarang dua kapal Pertamina mau lewat sana, namanya Pertamina Pride dan Gamsunoro. Kapalnya bawa minyak buat banyak orang. Orang-orang di Pertamina sedang siapkan rute dan jaga supaya aman. Mereka juga bicara dengan banyak pihak biar kapal bisa jalan lancar dan tidak bahaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pembukaan kembali Selat Hormuz memberi peluang positif bagi Pertamina International Shipping untuk kembali mengoperasikan dua kapalnya secara aman dan terencana. Melalui strategi pemantauan intensif, koordinasi lintas lembaga, serta penekanan pada keselamatan awak dan muatan, perusahaan menunjukkan kesiapan profesional menghadapi situasi global yang dinamis sambil menjaga kelancaran pasokan energi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina International Shipping (PIS) bersiap mengoperasikan dua kapalnya untuk melintasi Selat Hormuz menyusul dibukanya kembali jalur pelayaran strategis tersebut oleh Iran. Pembukaan jalur ini dinilai penting karena Selat Hormuz merupakan salah satu rute perdagangan minyak utama dunia.

Dua kapal tanker PIS yang saat ini masih tertahan di Teluk Persia adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Kedua kapal tersebut memegang peranan penting dalam menjaga pasokan energi nasional dan distribusi kargo pihak ketiga di wilayah strategis ini.

1. PIS lakukan sederet strategi

PIS Sukses Turunkan Emisi Karbon Hingga 116.761 Ton CO2e sepanjang 2025. (Dok/Istimewa).

Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita, mengatakan, perusahaan saat ini melakukan pemantauan intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) untuk memastikan keamanan perjalanan kedua kapal.

"Strategi yang disiapkan mencakup penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta penyiapan rencana kontingensi," ujar dia dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4/2026).

2. PIS koordinasi dengan berbagai pihak

PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil mencetak pendapatan sebesar 3,48 miliar dolar AS pada 2024. (Dok/Istimewa).

Selain itu, PIS juga aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional di lapangan. Salah satunya adalah koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mendukung komunikasi diplomatik dengan otoritas setempat.

"PIS juga melakukan koordinasi dengan perusahaan asuransi, manajemen kapal, pemilik kargo, serta otoritas setempat guna memastikan seluruh prosedur perizinan terpenuhi dengan baik. Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal, keamanan kapal, dan seluruh muatannya," kata dia.

3. Iran umumkan pembukaan kembali Selat Hormuz

ilustrasi kapal tanker minyak (unsplash.com/Scott Tobin)

Iran mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk jalur pelayaran komersial di tengah masa gencatan senjata yang masih berlangsung. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Keputusan Iran menjadi perkembangan penting di tengah ketegangan global yang belum sepenuhnya mereda. Dalam pernyataannya, Araghchi menegaskan, jalur strategis tersebut kini dapat dilalui kembali oleh kapal-kapal niaga selama periode gencatan senjata berlangsung.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi seperti yang telah diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran,” tulisnya di platform X, Jumat (17/4/2026).

Langkah ini diambil setelah sebelumnya Iran menutup Selat Hormuz selama beberapa minggu sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayahnya pada Februari lalu. Penutupan tersebut sempat mengganggu salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia.

Di sisi lain, Amerika Serikat baru saja mengumumkan rencana untuk memulai blokade angkatan laut di kawasan tersebut pada awal pekan ini sehingga menambah kompleksitas situasi keamanan di perairan Teluk.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Washington terkait keputusan Iran membuka kembali Selat Hormuz. Laman Al Jazeera melaporkan, situasi saat ini tetap dinamis, mengingat masa gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan berakhir pada 22 April mendatang

Editorial Team