Dalam bisnis online, punya banyak stok sering kali dianggap sebagai tanda bahwa sebuah usaha sudah berkembang. Seller bisa langsung mengirimkan pesanan tanpa harus menunggu proses produksi atau kedatangan barang dari supplier. Namun, semakin banyak stok yang dimiliki, semakin besar pula modal yang harus dikeluarkan dan semakin tinggi risiko barang tidak terjual. Karena itu, sebagian seller mulai mencari sistem penjualan yang lebih fleksibel, salah satunya melalui batch order.
Batch order merupakan sistem pemesanan atau produksi barang dalam kelompok atau periode tertentu. Seller biasanya mengumpulkan pesanan terlebih dahulu dalam jangka waktu yang sudah ditentukan, kemudian memproses seluruh pesanan tersebut secara bersamaan. Sistem ini cukup menarik bagi bisnis kecil maupun bisnis yang baru berkembang karena seller tidak harus selalu menyediakan barang dalam jumlah besar. Lalu, mengapa semakin banyak seller beralih ke batch order dibandingkan dengan menumpuk stock?
