Seskab Teddy Temui Anindya Bakrie, Bahas Prioritas Program Kadin 2026

- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya temui Anindya Bakrie, bahas prioritas program Kadin 2026
- Program quick win Kadin 2025 seperti Makan Bergizi Gratis dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis menjadi sorotan
- Pertemuan juga membahas dukungan Kadin terhadap Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih serta peran Kadin melalui Global Engagement Office (GEO)
Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie. Pertemuan tersebut membahas laporan dan prioritas program Kadin untuk 2026.
Hal ini disampaikan Teddy melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Sabtu (17/1/2026).
“Dalam pertemuan itu, Teddy mendengarkan paparan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin sekaligus berdiskusi mengenai arah program strategis organisasi pengusaha tersebut ke depan,” ujar Teddy.
1. Ada sejumlah pembahasan dalam pertemuan

Beberapa program quick win Kadin 2025 turut menjadi sorotan. Di antaranya, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), serta pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Program-program tersebut sejalan dengan agenda prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Teddy.
2. Bahas dukungan untuk Koperasi Merah Putih

Selain itu, pertemuan juga membahas dukungan Kadin terhadap Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini diharapkan memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mengembangkan potensi daerah.
Pendekatan ini menjadi strategi Kadin untuk mendorong kemandirian ekonomi lokal dan peningkatan produktivitas masyarakat di berbagai wilayah.
3. Potensi kontribusi Kadin melalui Global Engagement Office (GEO)

Seskab Teddy juga menyoroti peran Kadin melalui Global Engagement Office (GEO). Kontribusi GEO dianggap strategis untuk mendukung agenda kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris, serta partisipasi Indonesia dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.
“Kolaborasi Kadin, khususnya melalui Kadin GEO, diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam forum-forum ekonomi global dan mendukung diplomasi ekonomi Presiden,” tandas Teddy.
Keterlibatan Kadin di level global dinilai penting untuk memperkuat daya saing Indonesia, menarik investasi, dan membuka peluang bisnis baru di sektor strategis.


















