Ilustrasi vaksin COVID-19 (IDN Times/Arief Rahmat)
Emergency Use Authorization (EUA) produk remdesivir adalah untuk pengobatan pasien penyakit COVID-19 yang telah terkonfirmasi oleh laboratorium terutama untuk orang dewasa atau remaja (berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg) yang dirawat di rumah sakit dengan kondisi yang parah.
Produk Covifor (remdesivir) Injection diproduksi di fasilitas produksi Hetero yang modern dan mutakhir di Hyderabad, India, serta memenuhi standar yang telah disetujui oleh otoritas regulasi global yang ketat seperti USFDA dan EU. Fasilitas produksi ini telah siap untuk ditingkatkan produksinya guna memenuhi persyaratan skala besar.
Pada Mei 2020, Gilead Sciences Inc memperluas voluntary non-exclusive license kepada Hetero untuk memproduksi dan mendistribusikan remdesivir di 127 negara, termasuk Indonesia dalam rangka memperluas akses ke pengobatan COVID-19.
Di India, Hetero adalah perusahaan pertama yang meluncurkan remdesivir generik dan telah memasok sekitar 800 ribu dosis obat untuk lebih dari 100 ribu pasien di berbagai negara. Selain itu, perusahaan juga telah memasok remdesivir ke Asia, Afrika, dan beberapa Negara Amerika Latin serta Commonwealth of Independent States (CIS), sebagaimana tercakup dalam perjanjian lisensi dengan Gilead.
Remdesivir terbukti mengubah peta pengobatan melawan COVID-19, mengingat hasil klinis remdesivir positif dalam hal keamanan dan memiliki efek yang baik dalam pengobatan COVID-19.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times