Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Telkom Indonesia Bakal Tutup 19 Anak Usaha hingga Akhir 2026

2 min read
Telkom Indonesia Bakal Tutup 19 Anak Usaha hingga Akhir 2026
Direktur Utama Telkom Indonesia, Nanang Hendarno (kiri) dan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia, Seno Soemadji (kanan). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Telkom Indonesia menargetkan penutupan 19 anak usaha hingga akhir 2026 sebagai bagian program streamlining yang didorong Danantara Indonesia dan pemerintah.

  • Dari target penyederhanaan 50 perusahaan, Telkom telah menutup 24 entitas sehingga jumlah anak usaha diproyeksikan turun dari 68 menjadi 18.

  • Tujuh entitas tersisa kemungkinan dialihkan ke 2027 karena melibatkan divestasi, sementara direksi baru mempercepat eksekusi strategi TLKM 30.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akan menutup 19 anak usaha sepanjang kuartal IV-2026.

Adapun pemangkasan jumlah anak itu merupakan bagian dari program streamlining yang digencarkan Danantara Indonesia, dan menjadi fokus utama jajaran Direksi baru Telkom Indonesia yang baru ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, (30/9/2026).

“Mengenai streamlining ini tentunya sudah ada dalam strategi TLKM 30. Kita harus melakukan streamlining sesuai dengan target Danantara dan tadi arah juga dari Pak Anthon bahwa kita perlu bercepat streamlining ini sesuai dengan target dari Danantara dan dari pemerintah,” ucap Direktur Utama Telkom Indonesia, Nanang Hendarno.

Adapun Nanang baru ditunjuk menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini yang menduduki kursi itu selama 1 tahun 4 bulan.

  1. 1. Sudah tutup 24 anak usaha

    Telkom Hub, kantor pusat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
    Telkom Hub, kantor pusat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Strategic Business Development & Portfolio, Seno Soemadji mengatakan, pihaknya sudah menutup 24 anak usaha.

    “Sedikit update bahwa kita itu total yang harus kita istilahnya kita streamline itu ada 50 perusahaan. Dari 68 menjadi 18. Di mana kita per hari ini kita sudah close 24. Dan ini kecepatannya sangat agresif artinya hampir 50 persen kita sudah close,” ucap Seno.

  2. 2. Penyelesaian mundur ke tahun depan

    The Telkom Hub/Dok. Telkom
    The Telkom Hub/Dok. Telkom

    Dengan target 19 anak usaha ditutup sampai akhir 2026, maka masih ada 7 entitas yang belum ditutup, dan akan dilaksanakan di 2027.

    “Dan sisanya 7 itu kemungkinan akan bergeser di 2027 karena melibatkan aktivitas divestasi. Dan divestasi ini juga akan dilakukan agar memastikan optimisasi dari value sebelum kita streamline,” tutur Seno.

  3. 3. Fokus jajaran direksi baru Telkom

    IMG_2732.jpeg
    Direktur Utama Telkom Indonesia, Nanang Hendarno (kiri) dan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia, Seno Soemadji (kanan). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

    Kembali ke Nanang, dia mengatakan, jajaran Direksi baru Telkom Indonesia akan mempercepat pelaksanaan streamlining yang menjadi salah satu cara untuk mewujudkan strategi TLKM 30.

    “Kalau ditanya seperti apa fokusnya, tetap sesuai dengan visi yang sudah kita canangkan di TLKM 30. Tapi kita coba percepat prosesnya ini, implementasi dan eksekusinya, sehingga apa yang jadi harapan Danantara dan pemerintah bisa kita penuhi,” kata Nanang.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More