Saat sedang belanja di supermarket atau marketplace, kamu mungkin pernah melihat promo yang berbunyi, "Belanja Rp300 ribu, dapat voucher Rp50 ribu untuk pembelian berikutnya"? Atau mungkin kamu pernah berharap ada diskon langsung, tapi yang didapat justru voucher yang hanya bisa dipakai di transaksi selanjutnya. Kamu jadi bertanya-tanya, kenapa sih toko lebih memilih memberikan voucher alih-alih potongan harga langsung?
Sekilas, voucher memang terasa kurang menarik dibandingkan dengan potongan harga langsung. Padahal, kalau dilihat dari sisi bisnis, strategi ini punya banyak keuntungan. Bahkan, banyak toko, supermarket, hingga e-commerce sengaja lebih sering menawarkan voucher daripada sekadar memangkas harga produk. Lantas, kenapa toko suka kasih voucher daripada potongan harga?
