Menteri Koperasi, Ferry Juliantono membuka pelatihan manajemen untuk calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Jumat (17/7/2026). (dok. Kemenkop)
Ferry mengatakan, selain membekali peserta dengan semangat bela negara, disiplin, tata kelola koperasi, dan manajemen keuangan, pemerintah juga memperkuat kemampuan soft skills, terutama komunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan berkolaborasi dengan pengurus, pengawas, dan masyarakat desa.
"Kami ingin para manajer KDKMP tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik, memimpin tim, dan berinteraksi dengan masyarakat desa. Soft skills ini akan sangat menentukan keberhasilan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Ferry.
Ferry menekankan para manajer yang lulus dari pelatihan ini harus memiliki standar profesionalisme yang tinggi. Pasalnya, KDKMP akan memegang peran strategis sebagai pengelola distribusi barang bersubsidi, penyedia layanan keuangan mikro, hingga agregator produk UMKM lokal.
"Kita ingin mencetak manajer yang akuntabel, profesional, dan adaptif. Keberhasilan operasionalisasi koperasi di desa-desa sangat bergantung pada kompetensi manajerial yang adik-adik pelajari selama pelatihan ini," ucap Ferry.