Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

V2 Indonesia Raih Rekor MURI, Perkuat Bisnis Iklan Berbasis AI

5 min read
V2 Indonesia Raih Rekor MURI, Perkuat Bisnis Iklan Berbasis AI
V2 Indonesia Raih Rekor MURI, Perkuat Bisnis Iklan Berbasis AI (Dok. Istimewa)
  • V2 Indonesia meraih rekor MURI pada 9 Oktober 2026 lewat LED videotron AI di Mal Bali Galeria yang memilih iklan berdasarkan cuaca, waktu, dan kondisi lalu lintas.
  • Sistem mengintegrasikan penilaian materi iklan, penayangan kontekstual, halaman promosi berbasis AI, serta analisis pemindaian QR code untuk mengukur respons audiens tanpa kamera atau data pribadi.
  • V2 menilai teknologi DOOH ini membuka pengelolaan kampanye lebih adaptif dan peluang bisnis baru, serta berencana memperluas AI ke digital signage dan jaringan videotron terintegrasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai mengubah cara perusahaan menjalankan strategi pemasaran, termasuk dalam industri periklanan luar ruang. Teknologi ini memungkinkan iklan ditayangkan secara lebih adaptif berdasarkan kondisi lingkungan dan respons audiens.

V2 Indonesia menangkap peluang tersebut melalui inovasi Digital Out-of-Home (DOOH) berbasis AI yang terintegrasi pada LED videotron di Mal Bali Galeria, Bali. Inovasi bertajuk “LED Videotron Pertama di Indonesia dengan Integrasi Penuh AI Terlatih” ini meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada 9 Oktober 2026.

Berbeda dari videotron konvensional yang mengandalkan jadwal penayangan tetap, teknologi tersebut mampu memilih konten iklan berdasarkan kondisi cuaca, waktu, dan kepadatan lalu lintas. Sistem ini juga memungkinkan pengiklan mengukur respons audiens melalui pemindaian QR code.

Berikut tiga hal yang menarik dari inovasi V2 Indonesia dalam mengembangkan bisnis periklanan digital.

  1. 1. Mengubah cara kerja iklan luar ruang melalui teknologi AI

    WhatsApp Image 2026-10-16 at 4.40.59 PM.jpeg
    V2 Indonesia Raih Rekor MURI, Perkuat Bisnis Iklan Berbasis AI (Dok. Istimewa)

    Salah satu keunggulan inovasi V2 Indonesia terletak pada kemampuannya menyesuaikan konten iklan dengan kondisi lingkungan terkini. Sistem ini mengenali delapan kondisi, mulai dari pagi, siang, panas terik, matahari terbenam (sunset), malam, hujan, hingga kemacetan dan kondisi lalu lintas saat hujan.

    Berdasarkan informasi tersebut, sistem dapat menentukan materi iklan yang dinilai paling relevan dengan situasi. Misalnya, iklan minuman dingin dapat diprioritaskan ketika cuaca panas, sementara promosi layanan pesan-antar makanan dapat ditayangkan saat hujan.

    Ketika terjadi kemacetan, layar juga dapat menampilkan pesan kontekstual seperti “Sabar ya, Denpasar” yang berkaitan dengan situasi masyarakat di jalan. Data cuaca diperbarui setiap lima menit, sedangkan informasi lalu lintas diperbarui secara berkala.

    CEO V2 Indonesia, Rudi Hidayat, menilai perkembangan teknologi DOOH perlu bergerak melampaui ukuran layar dan berfokus pada kecerdasan sistem dalam memahami kebutuhan audiens.

    “Sudah saatnya persaingan DOOH LED Videotron beralih dari ukuran terbesar menuju kecerdasan terbaik. Masa depan ditentukan oleh seberapa pintar DOOH memahami konteks, belajar, dan beradaptasi untuk menghadirkan konten yang relevan serta mendorong pertumbuhan bisnis,” ujar Rudi Hidayat, CEO V2 Indonesia.

    Teknologi tersebut diterapkan pada videotron di Mal Bali Galeria dengan dimensi sekitar 49,9 meter x 4,8 meter dan resolusi fisik 12.480 x 1.200 piksel. Layar berformat ultra-lebar ini menggabungkan area iklan, QR code, informasi cuaca, suhu, lalu lintas, waktu matahari terbenam, serta teks berjalan.

    Integrasi ini memungkinkan media luar ruang tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan promosi, tetapi juga sebagai media yang mampu menyesuaikan konten dengan konteks penayangan.

  2. 2. Mengintegrasikan pemilihan iklan hingga pengukuran respons audiens

    WhatsApp Image 2026-10-16 at 4.41.01 PM.jpeg
    V2 Indonesia Raih Rekor MURI, Perkuat Bisnis Iklan Berbasis AI (Dok. Istimewa)

    Inovasi V2 Indonesia tidak berhenti pada otomatisasi jadwal penayangan. Perusahaan mengintegrasikan analisis materi iklan, pengambilan keputusan berdasarkan kondisi aktual, penayangan konten, pembuatan halaman promosi berbantuan agen AI, hingga pengukuran respons audiens. Ketika materi iklan dimasukkan ke sistem, model AI akan menilai kesesuaiannya dengan kondisi yang telah ditentukan. Hasil penilaian tersebut digunakan oleh perangkat pemutar di lokasi untuk memilih iklan sesuai situasi terkini.

    Setiap iklan juga dapat dilengkapi QR code yang mengarahkan audiens ke halaman promosi yang dibuat oleh agen AI berdasarkan aturan desain yang telah ditetapkan. Respons audiens melalui pemindaian QR code kemudian dicatat dan dianalisis, termasuk dengan membandingkannya terhadap kelompok pembanding untuk mengevaluasi efektivitas iklan dalam kondisi tertentu.

    Pendekatan ini membuka peluang bagi pengiklan untuk memahami hubungan antara konteks penayangan dan respons audiens secara lebih terukur. Dengan demikian, keputusan pemasaran dapat didukung oleh data, bukan hanya jadwal penayangan atau perkiraan jangkauan. Dari sisi operasional, pengelolaan konten, kampanye, daftar putar, persetujuan penayangan, dan pemantauan dilakukan melalui dashboard berbasis web. Sistem juga dirancang agar tetap dapat menayangkan konten yang tersimpan ketika koneksi internet terputus.

    V2 Indonesia menerapkan mekanisme persetujuan dua orang untuk perubahan penayangan. Materi iklan ditinjau sebelum ditayangkan, sementara operator tetap dapat mengambil alih kendali layar kapan saja. Perusahaan juga menyatakan bahwa sistem menggunakan informasi kontekstual berupa cuaca, waktu, dan kepadatan lalu lintas tanpa memanfaatkan kamera maupun data pribadi untuk menentukan konten yang ditayangkan.

    Direktur Utama MURI, Aylawati Sarwono, mengapresiasi inovasi tersebut sebagai terobosan dalam pengembangan media periklanan luar ruang.

    “V2 adalah gambaran perusahaan masa depan—berani berpikir berbeda, berani berinovasi, dan berani mewujudkan gagasan menjadi terobosan nyata. Dengan memadukan teknologi, kreativitas, dan keberanian, V2 menghadirkan LED Videotron dengan kecerdasan buatan yang dilatih untuk memahami konteks dan memilih konten yang relevan. Sebuah karya yang membawa media luar ruang menuju era yang lebih cerdas, adaptif, dan bermakna,” ungkap Aylawati.

  3. 3. Membuka peluang bisnis baru di industri periklanan digital

    WhatsApp Image 2026-10-16 at 4.41.00 PM.jpeg
    V2 Indonesia Raih Rekor MURI, Perkuat Bisnis Iklan Berbasis AI (Dok. Istimewa)

    Integrasi AI dalam teknologi DOOH membuka peluang bagi pengiklan untuk menyesuaikan pesan dengan situasi yang dihadapi audiens. Bagi pemilik merek, kemampuan tersebut dapat membantu menghadirkan iklan pada momen yang lebih sesuai sekaligus mengevaluasi respons melalui data pemindaian QR code.

    Sementara itu, bagi pengelola media luar ruang, sistem terintegrasi memungkinkan pengelolaan kampanye yang lebih adaptif dengan dukungan mekanisme persetujuan dan pengawasan manusia. General Manager Mal Bali Galeria, Andry M. Sitania, menyambut pencapaian tersebut sebagai bagian dari perkembangan inovasi teknologi di Indonesia.

    “Hari ini, saya bersyukur atas penghargaan rekor MURI yang diterima V2 Indonesia—sebuah tonggak perjalanan dalam menghadirkan inovasi yang membawa teknologi semakin maju. Semoga karya ini memberikan manfaat nyata, menginspirasi lahirnya terobosan baru, dan menjadi kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia. Bersama, kita terus berkarya dan melangkah menuju masa depan yang lebih cerdas,” ujar Andry.

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Media Luar-Griya Indonesia (AMLI), Fabianus Bernadi, juga menilai integrasi AI dapat membuka peluang bisnis baru bagi industri DOOH.

    “Sebagai anggota AMLI, V2 Indonesia telah menghadirkan inovasi teknologi kreatif yang membuka cakrawala baru bagi industri DOOH. Melalui integrasi kecerdasan buatan yang terlatih, V2 Indonesia menunjukkan bagaimana teknologi dapat mentransformasi rantai nilai OOH dan menciptakan peluang bisnis baru. Inovasi ini sejalan dengan arah strategis yang kami dorong dalam Strategic Forum INDOOH 2026, yang baru saja kami selenggarakan di JIExpo Kemayoran.”

    Ke depan, V2 Indonesia berencana memperluas penerapan AI ke berbagai solusi digital signage, baik di dalam maupun luar ruang. Perusahaan juga berencana membangun ekosistem jaringan videotron berbasis AI yang memungkinkan antardisplay saling berkomunikasi dan mendukung platform periklanan yang lebih terintegrasi.

    Melalui pengembangan tersebut, V2 Indonesia berupaya mendorong transformasi bisnis periklanan luar ruang dari media yang hanya menayangkan pesan menjadi platform yang dapat memahami konteks, menyampaikan konten relevan, dan membantu pengiklan mengevaluasi hasil kampanye secara lebih terukur.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More