YesssCredit Perluas Akses Pembiayaan ke Kota Berkembang di Indonesia
YesssCredit telah menggandeng lebih dari 12 ribu mitra toko di 31 provinsi, mencatat 8 juta pengguna terdaftar, dan menyalurkan akumulasi pembiayaan Rp5 triliun hingga Juni 2026.
Pembiayaan di kota kecil dan berkembang naik 133 persen dalam dua tahun; perusahaan menilai kebutuhan pembiayaan kini tersebar luas dan menekankan transparansi biaya, perlindungan konsumen, serta keamanan data.
YesssCredit menggelar roadshow Dekatkan Kesempatan di Tangerang, Pekanbaru, dan Manado hingga akhir 2026, dengan target lebih dari 2.000 pengunjung untuk memperkenalkan layanan dan edukasi literasi keuangan.
Take a Deeper Reads

Jakarta, IDN Times - YesssCredit, perusahaan pembiayaan yang dijalankan PT Pratama Interdana Finance dan berizin serta diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus memperluas bisnis dan ekosistemnya di Indonesia.
Dalam dua tahun terakhir, YesssCredit telah menggandeng lebih dari 12 ribu mitra toko yang tersebar di 31 provinsi. Perusahaan juga mencatat sebanyak 8 juta pengguna terdaftar dengan akumulasi pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp5 triliun hingga Juni 2026.
Pertumbuhan tersebut tidak hanya terjadi di kota-kota besar. YesssCredit mencatat total pembiayaan di kota-kota kecil dan berkembang meningkat 133 persen dalam dua tahun terakhir.
1. YesssCredit lihat kebutuhan pembiayaan semakin tersebar
YesssCredit perluas jangkauan layanan di Indonesia ke kota berkembang. (Dok. YesssCredit) Direktur YesssCredit, Sylvia Yulianti Sirait, mengatakan pertumbuhan bisnis dalam dua tahun terakhir menunjukkan kebutuhan pembiayaan masyarakat semakin berkembang dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
"Pertumbuhan YesssCredit selama dua tahun terakhir menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan hadir di berbagai wilayah dan tidak terbatas pada kota-kota besar. Karena itu, kami terus memperluas jaringan mitra dan menghadirkan pilihan pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap daerah," ujar Sylvia dalam keterangan resmi.
Menurutnya, perkembangan industri pembiayaan juga harus diiringi dengan tanggung jawab dalam memberikan layanan kepada konsumen.
"Kami memastikan konsumen memahami biaya dan ketentuan pembiayaan dalam aplikasi. Kami juga fokus pada perlindungan konsumen, termasuk keamanan data pribadi dan penyediaan kanal resmi YesssCredit untuk menyampaikan pertanyaan maupun keluhan," kata Sylvia.
2. Bawa semangat "Yesss Pasti Bisa" ke tiga kota

YesssCredit perluas jangkauan layanan di Indonesia ke kota berkembang. (Dok. YesssCredit) Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari komitmen YesssCredit untuk menghadirkan layanan yang dekat dengan masyarakat, relevan dengan kebutuhan, sekaligus bertanggung jawab dalam menyediakan akses pembiayaan.
Pada kesempatan yang sama, YesssCredit memperkenalkan semangat Yesss Pasti Bisa melalui rangkaian roadshow Dekatkan Kesempatan yang akan digelar di Tangerang, Pekanbaru, dan Manado hingga akhir 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi upaya YesssCredit untuk mendekatkan layanan sekaligus membangun hubungan dengan masyarakat dan ekosistem lokal di berbagai daerah.
Roadshow perdana akan berlangsung di Tangerang pada 26 Oktober–1 November 2026, sebelum dilanjutkan ke Pekanbaru dan Manado. YesssCredit menargetkan lebih dari 2.000 pengunjung di tiga kota tersebut hingga akhir tahun.
3. Dorong literasi dan inklusi keuangan

ilustrasi pinjaman, skor kredit, utang (magnific.com/jcomp) Selain memperluas akses layanan, YesssCredit juga ingin mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kota-kota berkembang.
Sylvia mengatakan edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam ekspansi bisnis pembiayaan. Menurutnya, akses pembiayaan harus diberikan kepada konsumen yang telah melalui proses penilaian dan dinyatakan layak.
"Kami berharap dengan roadshow YesssCredit ini, kami bisa memperkenalkan layanan kami sekaligus mengedukasi masyarakat agar bisa meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan di kota-kota berkembang," tutur Sylvia.
























