Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Itu Prediction Market? Kenali Cara Kerja dan Perannya di 2026

4 min read
Apa Itu Prediction Market? Kenali Cara Kerja dan Perannya di 2026
ilustrasi pilihan (pexels.com/Ann H)
  • Prediction market memperdagangkan kontrak berdasarkan hasil peristiwa; harga mencerminkan perkiraan kolektif peserta dan berubah mengikuti transaksi serta informasi baru.
  • Berawal dari Iowa Electronic Markets pada 1988, konsep ini berkembang ke platform komersial seperti Kalshi dan Polymarket dengan aturan akses yang berbeda.
  • Pada 2026, prediction market menarik sebagai indikator ekspektasi publik, tetapi memicu perdebatan regulasi karena batasnya dengan aktivitas perjudian, terutama kontrak olahraga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagaimana jika kita bisa membeli atau menjual sebuah prediksi, bukan saham perusahaan? Konsep tersebut terdengar tidak biasa, tetapi prediction market memungkinkan orang memperdagangkan kontrak yang nilainya bergantung pada hasil suatu kejadian. Pasarnya kini semakin mendapat perhatian karena topik yang diperdagangkan tidak hanya ekonomi, tetapi juga olahraga, cuaca, teknologi, hingga berbagai peristiwa publik.

Sederhananya, prediction market mengumpulkan perkiraan banyak orang ke dalam sebuah pasar. Harga kontrak kemudian bergerak mengikuti pandangan para peserta terhadap kemungkinan suatu kejadian terjadi. Lantas, bagaimana sebenarnya cara kerja pasar yang menjadikan prediksi sebagai sesuatu yang bisa diperjualbelikan?

  1. 1. Prediction market bermula dari eksperimen akademis

    ilustrasi buku
    ilustrasi buku (pexels.com/Pixabay)

    Pada 1988, beberapa profesor di University of Iowa membuat Iowa Electronic Markets untuk menguji apakah orang dapat menggunakan uang mereka sendiri untuk menunjukkan perkiraan terhadap hasil pemilu. Peserta membeli dan menjual kontrak yang berkaitan dengan hasil pemilu, sehingga perubahan harga kontrak dapat digunakan untuk melihat perkiraan pasar. Eksperimen tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu pasar prediksi yang paling lama berjalan.

    Konsepnya kemudian berkembang dari lingkungan akademis ke platform komersial yang dapat digunakan masyarakat. Saat ini, nama seperti Kalshi dan Polymarket sering muncul dalam pembahasan mengenai perkembangan prediction market. Keduanya menawarkan kontrak yang memungkinkan pengguna memperdagangkan kemungkinan terjadinya berbagai peristiwa, meskipun model dan aturan masing-masing platform berbeda.

  2. 2. Di mana prediction market bisa diakses?

    Polymarket
    Polymarket (polymarket.com)

    Prediction market dapat diakses melalui platform khusus yang menyediakan kontrak berdasarkan kejadian tertentu. Kalshi merupakan platform yang terdaftar sebagai Designated Contract Market di Amerika Serikat dan memungkinkan pengguna memperdagangkan kontrak atas berbagai kejadian. Kalshi juga menyatakan bahwa layanannya kini dapat diakses secara internasional, tetapi ketersediaannya tetap bergantung pada aturan di masing-masing negara.

    Platform lain yang banyak dikenal adalah Polymarket yang menggunakan pendekatan berbeda dan memiliki daftar wilayah yang dibatasi berdasarkan aturan serta persyaratan kepatuhan. Indonesia tidak tercantum dalam daftar negara yang sepenuhnya diblokir Polymarket pada informasi geografis yang diperbarui Agustus 2026, tetapi aturan akses dan penggunaan dapat berubah.

  3. 3. Cara kerjanya mirip membeli kontrak berdasarkan prediksi

    ilustrasi buy and sell
    ilustrasi buy and sell (unsplash.com/Kelly Sikkema)

    Setiap pasar biasanya memiliki pertanyaan dengan hasil tertentu, misalnya apakah sebuah peristiwa akan terjadi atau tidak. Pengguna kemudian dapat membeli kontrak yang mewakili perkiraan tersebut dan memperdagangkannya dengan pengguna lain sebelum hasil akhirnya ditentukan. Jika prediksi yang dipilih benar ketika kontrak berakhir, kontrak tersebut akan mendapatkan pembayaran sesuai aturan pasar.

    Harga kontrak juga berubah mengikuti aktivitas jual beli dan informasi baru yang masuk. Misalnya, jika kontrak “Ya” diperdagangkan pada harga 0,70 dolar AS, angka tersebut secara sederhana dapat dibaca sebagai pasar yang menempatkan kemungkinan sekitar 70 persen terhadap kejadian tersebut. Namun, angka tersebut bukan kepastian karena harga tetap terbentuk dari keputusan para peserta pasar.

  4. 4. Mengapa prediction market semakin diperhatikan pada 2026?

    ilustrasi memantau pasar
    ilustrasi memantau pasar (magnific.com/standret)

    Perkembangan prediction market membuat pasar ini mulai dilihat bukan hanya sebagai tempat memperdagangkan kontrak, tetapi juga sebagai cara melihat ekspektasi banyak orang terhadap suatu kejadian. Harga kontrak dapat berubah ketika muncul informasi baru sehingga pergerakannya bisa memberikan gambaran mengenai bagaimana pandangan peserta pasar ikut berubah. Fenomena tersebut membuat prediction market menarik bagi pelaku pasar, peneliti, maupun masyarakat yang ingin melihat perkiraan kolektif terhadap suatu peristiwa.

    Namun, perkembangan ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai aturan dan batas antara pasar keuangan dengan aktivitas perjudian. Perdebatan tersebut semakin mendapat perhatian karena kontrak prediction market kini mencakup berbagai jenis peristiwa, termasuk olahraga. Pada September 2026, pengadilan banding federal AS memutuskan bahwa Kalshi tidak dapat menawarkan kontrak olahraga di wilayah dua suku asli Amerika tertentu, sementara perselisihan mengenai kewenangan regulator atas kontrak semacam ini masih berlangsung.

    Prediction market pada dasarnya menawarkan cara berbeda untuk memperdagangkan pandangan terhadap kejadian yang belum terjadi. Konsepnya sudah berkembang sejak eksperimen akademis pada 1988 dan kini hadir melalui berbagai platform digital dengan skala yang jauh lebih besar. Menariknya, perkembangan tersebut membuat prediksi bukan lagi sekadar pendapat, tetapi sesuatu yang dapat memiliki harga dan diperdagangkan di sebuah pasar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More