Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berapa Gaji Ideal untuk Beli Mobil? Begini Cara Mengetahuinya!
ilustrasi membeli mobil (vecteezy.com/bestyy38105321)
  • Cicilan mobil idealnya sekitar 15% dari penghasilan bulanan, sementara total biaya kendaraan—termasuk bensin, servis, pajak, asuransi, tol, dan parkir—disarankan maksimal 25%.
  • Kemampuan membeli mobil dinilai dari dana yang bisa disisihkan setelah kebutuhan utama terpenuhi, dengan patokan tabungan sekitar 10–30% penghasilan sesuai kondisi finansial.
  • Gaji Rp5 juta memungkinkan cicilan rendah, sedangkan cicilan Rp2–3 juta lebih sesuai untuk penghasilan Rp15–20 juta; perhitungkan juga DP, tenor, harga mobil, dan pengeluaran lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Besarnya gaji sering menjadi pertimbangan ketika seseorang mulai ingin membeli sebuah mobil. Ada yang merasa sudah waktunya punya kendaraan sendiri setelah penghasilan bertambah, ada pula yang memilih menunggu sampai merasa lebih siap secara finansial. Masalahnya, harga mobil bukan satu-satunya pengeluaran yang perlu dipikirkan, lho.

Mobil membutuhkan banyak sekali biaya tambahan selama digunakan. Nilainya pun menyusut setelah dibeli, sehingga aset satu ini jelas berbeda dengan rumah atau emas. Kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil, coba lihat dulu gambaran mengenai berapa gaji yang ideal sebelum membelinya.

1. Cicilan mobil sekitar 15 persen dari gaji

ilustrasi menghitung cicilan (pexels.com/Defrino Maasy)

Cicilan mobil idealnya berada di sekitar 15 persen dari penghasilan bulanan. Jadi, kalau gaji kamu Rp10 juta, cicilan yang bisa dipertimbangkan sekitar Rp1,5 juta per bulan. Sementara kalau gaji kamu menyentuh Rp15 juta, angka cicilan kurang lebih sekitar Rp2,25 juta, sedangkan gaji Rp20 juta sekitar Rp3 juta, begitu seterusnya.

Angka 15 persen ini bisa menjadi patokan awal agar cicilan tidak merenggut terlalu banyak tabungan atau penghasilanmu setiap bulan. Namun, biaya maintenance mobil tidak berhenti pada cicilan saja, lho.  Sebab masih ada bensin, servis, pajak, asuransi, tol, dan parkir juga perlu dihitung karena total pengeluaran kendaraan idealnya tidak lebih dari sekitar 25 persen penghasilan. Misalnya, gaji Rp20 juta dengan cicilan Rp3 juta dan biaya operasional Rp2 juta berarti sekitar Rp5 juta atau 25 persen penghasilan akan kamu habiskan hanya untuk kebutuhan mobil.

2. Lihat bagaimana kemampuanmu menabung sebelum menentukan harga mobil

ilustrasi menabung (pexels.com/www.kaboompics.com)

Gaji besar belum tentu membuat seseorang bisa cepat mengumpulkan uang untuk membeli mobil. Sebab yang perlu kamu lihat adalah berapa banyak uang yang bisa disisihkan setiap bulan setelah kebutuhan utama terpenuhi. Sebagai patokan, kamu bisa menyisihkan sekitar 10–30 persen dari penghasilan, selama jumlah tersebut masih sesuai dengan kondisi keuanganmu.

Misalnya, harga mobil Rp200 juta dan kamu belum punya tabungan untuk membelinya. Jika ingin mengumpulkan uang dalam satu tahun, kamu perlu menyisihkan sekitar Rp16,6 juta setiap bulan. Kalau sudah punya tabungan Rp50 juta, kebutuhan menabung turun menjadi sekitar Rp12,5 juta per bulan untuk mencapai target yang sama. Dari hitungan ini, kamu bisa menentukan apakah target membeli mobil dalam waktu tertentu memang masuk akal atau perlu diperpanjang.

3. Jadi, berapa gaji yang ideal untuk beli mobil?

ilustrasi gaji (pexels.com/Defrino Maasy)

Patokan 15 persen tadi bisa dipakai untuk menghitung batas cicilan dari beberapa tingkat penghasilan. Dengan gaji Rp5 juta, misalnya, cicilan sekitar Rp750 ribu per bulan masih berada di batas aman. Kalau penghasilan mencapai Rp10 juta, cicilan sekitar Rp1,5 juta per bulan menjadi acuannya, sedangkan gaji Rp15 juta berarti cicilan sekitar Rp2,25 juta per bulan.

Artinya, gaji sekitar Rp5 juta masih memungkinkan untuk mengambil mobil dengan cicilan rendah, terutama jika memilih mobil bekas dan menyiapkan uang muka lebih besar. Untuk mobil dengan cicilan sekitar Rp2–3 juta, penghasilan Rp15–20 juta per bulan lebih sesuai dengan patokan 15 persen tadi. Namun, perhitungan tersebut tetap perlu disesuaikan dengan harga mobil, besarnya DP, tenor kredit, dan pengeluaran bulanan lainnya.

Sudah punya mobil incaran? Coba pastikan harganya memang sesuai dengan kemampuan finansialmu atau belum, jangan memaksakan diri hanya karena cicilannya terlihat enteng dan masuk akal. Yuk, mulai bijak dengan menentukan pilihan mobil yang paling pas dengan kondisi keuanganmu!

Perkiraan Gaji Ideal untuk Membeli Mobil

Gaji per Bulan

Cicilan Maksimal 15%

Perkiraan Harga Mobil*

Catatan

Rp3 juta

Rp450 ribu

Rp25–35 juta

Lebih realistis untuk mobil bekas dengan DP besar

Rp4 juta

Rp600 ribu

Rp35–45 juta

Sebaiknya pilih mobil bekas dan tekan jumlah cicilan

Rp5 juta

Rp750 ribu

Rp45–55 juta

Mobil bekas lebih masuk akal daripada mobil baru

Rp6 juta

Rp900 ribu

Rp50–65 juta

Bisa mempertimbangkan mobil bekas dengan kondisi baik

Rp7 juta

Rp1,05 juta

Rp60–75 juta

Pilihan mobil bekas mulai lebih beragam

Rp8 juta

Rp1,2 juta

Rp65–80 juta

Bisa mencari mobil bekas dengan usia relatif muda

Rp9 juta

Rp1,35 juta

Rp70–90 juta

Mobil bekas masih menjadi pilihan yang lebih realistis

Rp10 juta

Rp1,5 juta

Rp80–100 juta

Mulai memungkinkan mempertimbangkan mobil baru dengan DP besar

Rp12 juta

Rp1,8 juta

Rp100–120 juta

Pilihan mobil baru dan bekas semakin beragam

Rp15 juta

Rp2,25 juta

Rp120–150 juta

Bisa mempertimbangkan mobil baru harga terjangkau

Rp20 juta

Rp3 juta

Rp160–200 juta

Pilihan mobil baru lebih banyak

Rp25 juta

Rp3,75 juta

Rp200–250 juta

Bisa mempertimbangkan mobil baru di kisaran harga tersebut

>Rp25 juta

>Rp3,75 juta

>Rp250 juta

Harga mobil tetap perlu disesuaikan dengan pengeluaran lain

*Kisaran harga mobil hanya gambaran kasar, bukan harga pasti
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article