Ilustrasi cadangan devisa (IDN Times/Arief Rahmat)
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia bersama National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR) untuk memperkuat reformasi suku bunga acuan domestik serta mendorong terbentuknya pasar keuangan yang modern, transparan, efisien, dan berbasis transaksi.
Bagi masyarakat umum, kurva imbal hasil dapat dipahami sebagai gambaran tingkat bunga yang berlaku di pasar untuk berbagai jangka waktu. Karena disusun dari transaksi yang benar-benar terjadi, data ini dinilai mampu mencerminkan kondisi pasar secara lebih akurat.
Dengan adanya publikasi ini, bank, investor, perusahaan, dan pelaku pasar lainnya memiliki referensi yang sama dalam memantau pergerakan suku bunga. Kehadiran kurva tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan investasi, pendanaan, dan pengelolaan risiko yang lebih tepat.