Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BRI Buka Suara soal Purbaya Mau Caplok PNM
Kantor pusat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) di Jakarta. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • BRI menyatakan siap mendukung rencana pemerintah mengambilalih PNM jika bertujuan memperkuat ekosistem pembiayaan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
  • BRI menegaskan akan mengikuti arahan pemerintah serta pemegang saham Danantara dengan tetap menjaga prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko yang kuat.
  • Danantara menyebut tidak keberatan dengan rencana pengambilalihan PNM selama tujuannya untuk kepentingan masyarakat, bahkan telah berdiskusi dengan Menkeu Purbaya terkait mekanisme dan risikonya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI buka suara soal rencana Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengambilalih PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Sebagai induk dari PNM dalam Holding Ultra Mikro, BRI menyatakan siap mendukung rencana pemerintah itu, jika tujuannya untuk mendorong kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pada prinsipnya BRI senantiasa mendukung penuh kebijakan dan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem pembiayaan UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” kata Corporate Secretary (Corsec) BRI, Dhanny kepada IDN Times, Selasa (14/4/2026).

1. BRI ikut arahan Danantara

Wisma Danantara Indonesia (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dhanny mengatakan, BRI akan mengikuti arahan pemerintah dan pemegang saham (Danantara), dan akan menjalankan rencana itu sesuai tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate government (GCG).

“Adapun terkait dengan dinamika kebijakan yang berkembang, BRI akan terus mencermati dan mengikuti arahan regulator dan pemegang saham pengendali serta memastikan seluruh operasional Perseroan tetap berjalan secara prudent, sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik (GCG) dan manajemen risiko yang kuat,” ucap Dhanny.

2. BRI sebut penyaluran KUR naik sejak PNM bergabung ke Holding Ultra Mikro

Gedung PNM. (Dok. PNM)

Dhanny mengatakan, BRI dan PNM selama ini telah menjalankan sinergi yang erat dalam memperluas akses pembiayaan kepada segmen ultra mikro dan UMKM.

Menurut dia, hal itu dapat dibuktikan dengan meningkatnya penyaluran KUR ke para pelaku usaha.

“Hal tersebut tercermin dari keberhasilan ekosistem holding ultra mikro yang mencatat di sepanjang tahun 2025 sebanyak 1,4 juta debitur berhasil naik kelas, atau tumbuh 11,82 persen (yoy),” tutur Dhanny.

3. Danantara tak masalah

Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Pada 8 April 2026 lalu, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengaku tak ada masalah dengan rencana itu jika tujaunnya untuk rakyat.

“Prinsipnya kan sama saja, Indonesia sama Indonesia. Bagi kami tidak ada masalah, mana yang terbaik untuk masyarakat,” kata Dony.

Dony mengatakan, pihaknya juga sudah memulai diskusi dengan Purbaya terkait mekanisme dan risiko dari pengambilalihan PNM itu.

“Saya juga bicara dengan Pak Purbaya mengenai mekanismenya, risikonya, kemudian juga bagaimana pengelolaan ke depannya,” ucap Dony.

Editorial Team