Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali meraih pencapaian penting dalam memperkuat transformasi digitalnya. BRI kini menjadi bank pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 25000, standar yang menitikberatkan pada pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak. (Dok. BRI)
  • BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO/IEC 25000, menandai langkah besar dalam penguatan transformasi digital dan evaluasi kualitas perangkat lunak.
  • Penerapan standar dilakukan melalui tahapan analisis, penyusunan kerangka kerja, hingga asesmen implementasi dengan pendampingan Robere & Associates untuk memastikan sistem digital yang stabil dan andal.
  • Sertifikasi ini mencakup pengelolaan kualitas aplikasi BRImo serta memperkuat komitmen BRI menyediakan layanan keuangan inklusif berbasis ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi internasional ISO/IEC 25000 untuk pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak.
  • Who?
    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama Direktur Teknologi Informasi Saladin Dharma Nugraha Effendi, dengan pendampingan konsultan Robere & Associates selama proses sertifikasi.
  • Where?
    Kegiatan dan pencapaian ini diumumkan di Jakarta, mencakup penerapan standar pada sistem digital internal serta aplikasi BRImo milik BRI.
  • When?
    Pencapaian ini disampaikan pada tahun 2024, bersamaan dengan upaya berkelanjutan BRI memperkuat transformasi digitalnya.
  • Why?
    Sertifikasi dilakukan untuk memastikan kualitas, keamanan, dan keandalan sistem digital BRI agar mampu mendukung layanan perbankan yang stabil serta meningkatkan kepercayaan nasabah.
  • How?
    Penerapan dilakukan melalui analisis sistem, penyusunan kerangka evaluasi kualitas perangkat lunak, asesmen implementasi standar ISO/IEC 25000, hingga verifikasi terhadap aplikasi BRImo sesuai ketentuan SQuaRE.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali meraih pencapaian penting dalam memperkuat transformasi digitalnya. BRI kini menjadi bank pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 25000, standar yang menitikberatkan pada pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak.

ISO/IEC 25000 adalah standar internasional yang termasuk dalam kerangka Software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE) di mana standar ini membantu organisasi mendefinisikan, mengukur dan mengevaluasi kualitas perangkat lunak secara sistematis.

1. Bagian dari upaya memperkuat transformasi digital BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali meraih pencapaian penting dalam memperkuat transformasi digitalnya. BRI kini menjadi bank pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 25000, standar yang menitikberatkan pada pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak. (Dok. BRI)

Penerapan standar ini dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari analisis awal kondisi sistem, penyusunan kerangka kerja evaluasi kualitas perangkat lunak, hingga asesmen terhadap implementasi standar tersebut. Selama proses implementasi, BRI didampingi oleh Robere & Associates sebagai konsultan yang membantu penerapan kerangka kerja evaluasi kualitas perangkat lunak.

2. Langkah memperkuat fondasi teknologi informasi

Gedung BRI (Dok. BRI)

Direktur Teknologi Informasi BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menyatakan pencapaian ini adalah salah satu langkah strategis BRI untuk memperkuat fondasi teknologi informasi yang mendukung operasional perusahaan.

“Inii menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital bagi masyarakat. Sistem yang stabil, aman, dan andal tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga memengaruhi pengalaman nasabah saat menggunakan layanan digital” ungkapnya. Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan digital, penerapan standar kualitas perangkat lunak menjadi kunci untuk menjaga keandalan sistem dan meningkatkan kepercayaan nasabah.

Saladin menambahkan bahwa penerapan standar ISO/IEC 25000 juga membuat perusahaan bisa menilai kualitas sistem digital secara lebih objektif dan terukur. Dengan pendekatan ini, BRI memastikan setiap aplikasi yang dikembangkan memenuhi berbagai aspek kualitas, seperti keandalan sistem, efisiensi kinerja, keamanan informasi, serta kemudahan pemeliharaan dan pengembangan perangkat lunak pada masa depan.

3. Komitmen menyediakan layanan keuangan yang inklusif

Gedung BRI. (Dok. BRI)

Selain itu, penerapan standar ini juga memenuhi ketentuan ISO/IEC 25001:2014, yang merupakan bagian dari kerangka kerja pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak. Sertifikasi ini mencakup SQuaRE for the Provision of Planning and Management of BRImo Application, yang berfokus pada perencanaan dan pengelolaan kualitas perangkat lunak untuk aplikasi BRImo, salah satu layanan digital utama BRI.

“Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan didukung ekosistem digital yang andal bagi semua lapisan masyarakat. Kami akan terus memperkuat kualitas perangkat lunak agar aplikasi dapat berjalan stabil, aman, dan mampu mengikuti kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Dengan fondasi teknologi yang kuat BRI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang lebih baik bagi seluruh nasabah,” katanya. (WEB)

Editorial Team