Aktivitas urban farming yang dijalankan Kelompok Wanita Tani (KWT) Buaran Citra Lestari di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. (dok. BRI)
Selain memberikan manfaat ekonomi, urban farming ini juga menjadi ruang aktivitas sosial bagi anggota kelompok yang mayoritas merupakan perempuan dan pensiunan.
"Kalau sisi positif yang benar-benar dirasakan, kebanyakan anggota kita kan pensiunan, jadi bisa menyalurkan hobi. Kita bisa lebih produktif mengisi waktu kosong, hasilnya juga benar-benar bermanfaat. Kita juga lebih sehat karena pagi-pagi sudah melihat yang hijau-hijau dan berkegiatan di lahan," ungkapnya.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa program BRInita menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pemberdayaan perempuan.
“Program ini diharapkan dapat mendorong kaum perempuan untuk mengambil peran lebih besar tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga berkarya di lingkungan sosial dan masyarakat luas sesuai dengan semangat Kartini yaitu semangat untuk terus maju, mengubah keterbatasan menjadi kekuatan, dan menjadikan perempuan sebagai pusat dari perubahan yang bermakna,” tegas Dhanny.
Sejak diluncurkan pada 2022, program BRInita telah memberdayakan 40 kelompok di 40 titik ruang terbuka hijau dengan melibatkan 1.351 orang. Program ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup perempuan serta memberikan dampak lingkungan melalui produksi tanaman, pupuk organik, hingga pengurangan emisi.