Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bedanya Emas 22, 23, dan 24 Karat, Jangan Sampai Salah Pilih!

Bedanya Emas 22, 23, dan 24 Karat, Jangan Sampai Salah Pilih!
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Melike B)
Intinya Sih
  • Perbedaan utama emas 22K, 23K, dan 24K terletak pada kadar kemurnian logamnya, di mana semakin tinggi karat berarti semakin besar kandungan emas murni di dalamnya.
  • Warna dan ketahanan emas dipengaruhi oleh kadar karat; emas 24K berwarna paling kuning namun lembut, sedangkan emas 22K lebih kuat karena campuran logam tambahan.
  • Fungsi tiap kadar berbeda: emas 24K cocok untuk investasi, sementara emas 22K dan 23K lebih ideal sebagai perhiasan harian karena daya tahannya lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Saat ingin membeli emas, kamu pasti sering menemukan pilihan kadar 22K, 23K, dan 24K di toko perhiasan maupun platform investasi. Banyak orang mengira perbedaan angka tersebut hanya memengaruhi harga, padahal pengaruhnya jauh lebih luas. Tingkat karat emas juga menentukan warna, ketahanan, hingga fungsi penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Emas dengan kadar tertentu lebih cocok dijadikan investasi, sementara jenis lainnya ideal dipakai sebagai perhiasan harian. Sayangnya, masih banyak orang membeli emas tanpa memahami arti kadar karat yang tertera pada produknya. Supaya gak salah pilih dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan, yuk pahami bedanya emas 22, 23, dan 24 karat lewat penjelasan berikut ini!

1. Tingkat kemurnian emas menentukan kualitasnya

ilustrasi gelang emas (pexels.com/Aniket sharma)
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Aniket sharma)

Perbedaan paling utama dari emas 22K, 23K, dan 24K terletak pada tingkat kemurniannya. Semakin tinggi angka karatnya, semakin besar juga kandungan emas murni di dalamnya. Sistem karat sendiri menggunakan pembagian 24 bagian sehingga emas 24 karat dianggap sebagai standar emas paling murni.

Emas 24K memiliki kandungan emas murni sekitar 99,9 persen sehingga hampir tidak memiliki campuran logam lain. Sementara itu, emas 23K biasanya mengandung sekitar 95 persen hingga 98 persen emas murni. Berbeda lagi dengan emas 22K yang memiliki kandungan emas sekitar 91 persen sehingga lebih banyak campuran logam tambahan di dalamnya.

2. Warna emas terlihat berbeda pada setiap kadar

ilustrasi gelang emas (pexels.com/Melike B)
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Melike B)

Selain kemurnian, warna emas juga dipengaruhi oleh kadar karatnya. Semakin tinggi kadar emas, biasanya warna kuning yang dihasilkan akan terlihat lebih terang dan mencolok. Hal ini terjadi karena kandungan emas murni memberikan warna khas kuning pekat yang sulit ditiru logam lain.

Emas 24K dikenal memiliki warna kuning paling tajam dan berkilau dibanding jenis lainnya. Emas 23K tetap terlihat cerah, tetapi warnanya sedikit lebih lembut karena adanya campuran logam tambahan. Sementara itu, emas 22K cenderung memiliki warna kuning yang lebih kalem dan terkadang sedikit kemerahan akibat campuran tembaga atau perak.

3. Tingkat kekerasan emas memengaruhi daya tahan

ilustrasi gelang emas (pexels.com/Melike B)
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Melike B)

Banyak orang mengira emas dengan kadar paling tinggi otomatis menjadi yang paling bagus untuk semua kebutuhan. Padahal, emas murni justru memiliki tekstur yang lebih lunak sehingga mudah berubah bentuk. Karena itulah emas dengan kadar tinggi biasanya kurang cocok dipakai setiap hari sebagai perhiasan aktif.

Emas 24K sangat lembut dan mudah tergores apabila sering terkena benturan. Emas 23K memiliki ketahanan yang sedikit lebih baik, tetapi tetap membutuhkan perawatan ekstra saat digunakan. Di sisi lain, emas 22K lebih kuat karena mengandung lebih banyak campuran logam sehingga lebih tahan gores dan stabil dipakai sehari-hari.

4. Harga emas berbeda sesuai kadar karatnya

ilustrasi gelang emas (pexels.com/Seyma Savascioglu)
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Seyma Savascioglu)

Kadar emas juga sangat memengaruhi harga jual di pasaran. Semakin tinggi kandungan emas murninya, semakin mahal pula harga yang harus dibayar. Selain itu, nilai jual kembali atau buyback emas dengan kadar tinggi biasanya juga lebih menguntungkan.

Emas 24K menjadi jenis yang paling mahal karena hampir seluruh komponennya terdiri dari emas murni. Harga emas 23K umumnya berada sedikit di bawah 24K, tetapi tetap lebih tinggi dibanding emas 22K. Sementara itu, emas 22K sering dipilih karena harganya relatif lebih terjangkau, terutama untuk kebutuhan perhiasan harian.

5. Fungsi penggunaan emas bisa disesuaikan kebutuhan

ilustrasi gelang emas
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Anthony Seejo)

Setiap jenis emas memiliki fungsi yang berbeda tergantung kebutuhan penggunanya. Ada yang lebih cocok untuk investasi jangka panjang, ada juga yang ideal dipakai sebagai aksesori sehari-hari. Karena itu, penting untuk menentukan tujuan pembelian sebelum memilih kadar emas tertentu.

Emas 24K lebih sering digunakan sebagai instrumen investasi dalam bentuk batangan atau tabungan emas. Emas 23K biasanya berada di tengah-tengah karena masih cukup bernilai untuk investasi, tetapi tetap bisa dijadikan perhiasan koleksi. Sementara itu, emas 22K lebih populer sebagai perhiasan harian karena daya tahannya lebih baik dan lebih nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Memahami bedanya emas 22, 23, dan 24 karat bisa membantu kamu menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan. Jika tujuanmu untuk investasi, emas 24K bisa menjadi pilihan terbaik karena memiliki tingkat kemurnian paling tinggi. Namun, kalau ingin mencari perhiasan yang lebih kuat dan nyaman dipakai setiap hari, emas 22K atau 23K juga layak dipertimbangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More