ilustrasi reksa dana (unsplash.com/Coinhako)
Sebelumnya, kamu perlu tahu bahwa proses pencairan reksa dana membutuhkan waktu. Alasannya karena ada prosedur yang harus dilakukan Manajer Investasi (MI) ketika investor ingin mencairkan investasinya. Berikut ini panduan cara mencairkan reksa dana.
Ajukan penjualan di platform investasi
Pada investasi reksa dana, pencairan bisa dilakukan dengan menjual kembali aset reksa dana yang dimiliki lewat platform investasi tempat kamu membelinya. Caranya pun cukup mudah dan sebagian besar platform harusnya sama.
Masuk ke aplikasi atau platform investasi yang kamu gunakan
Masuk ke bagian portofolio atau menu reksa dana, lalu pilih produk yang ingin dicairkan
Klik “Jual” atau “Cairkan”
Pilih opsi untuk menjual reksa dana, lalu tentukan jumlahnya yang ingin dicairkan
Cek kembali jumlah reksa dana yang akan dijual dan rekening tujuan pencairan, lalu lakukan konfirmasi
Jika sudah, kamu tinggal menunggu dananya masuk.
Perhatikan waktu pencairan
Setelah pengajuan pencairan reksa dana dilakukan, dananya tidak langsung masuk ke rekening. Waktu pencairannya bisa bervariasi, tergantung pada jenis reksa dana dan ketentuan asetnya.
Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri telah menetapkan aturan bahwa batas waktu pencairan reksa dana adalah maksimal 7 hari kerja (tidak termasuk weekend dan hari libur nasional). Karena itu, penting untuk mengecek estimasi waktu pencairan terlebih dahulu, terutama jika kamu sedang benar-benar butuh dana dalam waktu dekat.
Cek biaya dan ketentuan pencairan
Saat pencairan reksa dana, biasanya platform terkait akan membebankan biaya penjualan atau tarif administrasi untuk transfer ke rekening tujuan. Perlu diketahui, tidak semua nominalnya sama. Bahkan, untuk pilihan transfer tertentu bisa dijadikan gratis alias tanpa biaya administrasi.