Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gak hanya ditentukan oleh kondisi ekonomi global atau kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Berbagai faktor domestik, mulai dari arah suku bunga, daya beli masyarakat, hingga pengelolaan anggaran negara, turut memengaruhi keputusan investor dalam menempatkan modalnya di pasar saham Indonesia. Ketika sejumlah indikator ekonomi menunjukkan tekanan, kepercayaan pasar dapat melemah dan mendorong investor meninjau kembali strategi investasinya.
Tekanan terhadap IHSG juga gak selalu muncul karena kinerja perusahaan yang memburuk, sebab perubahan kebijakan dan kondisi ekonomi nasional dapat memengaruhi prospek keuntungan emiten secara bersamaan. Memahami faktor-faktor tersebut penting agar investor gak terburu-buru menyimpulkan penyebab penurunan indeks hanya dari pergerakan harga saham harian. Lantas, apa saja faktor domestik yang dapat menekan IHSG dan bagaimana mekanismenya, yuk pahami satu per satu!
