Dalam beberapa tahun terakhir, daya beli masyarakat menjadi salah satu indikator ekonomi yang terus mendapat perhatian. Perubahan harga kebutuhan pokok, kondisi pasar tenaga kerja, serta dinamika global ikut memengaruhi kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika daya beli melemah, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh perputaran ekonomi secara keseluruhan.
Fenomena ini sering kali muncul secara bertahap dan tidak selalu disadari secara langsung. Banyak faktor saling berkaitan dan membentuk tekanan yang semakin kompleks terhadap kondisi finansial masyarakat. Berikut beberapa faktor yang membuat daya beli masyarakat makin tertekan.
