Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Emas Antam Longsor Rp32 Ribu per Gram

Harga Emas Antam Longsor Rp32 Ribu per Gram
Emas Antam. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Intinya Sih
  • Harga emas Antam turun Rp32 ribu per gram menjadi Rp2,738 juta, sementara harga buyback merosot Rp52 ribu ke Rp2,531 juta per gram sesuai data Logam Mulia.
  • Penjualan kembali emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
  • Emas dinilai sebagai instrumen investasi jangka panjang yang stabil dan cocok untuk diversifikasi portofolio, terutama bagi investor konservatif yang menghindari risiko tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada Sabtu (6/6/2026) anjlok Rp32 ribu per gram, sehingga dibanderol Rp2,738 juta per gram. Berdasarkan data situs Logam Mulia, harga buyback merosot Rp52 ribu, sehingga dibanderol Rp2,531 juta per gram.

Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.

1. Rincian harga emas hari ini

Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

  • Emas Antam 0,5 gram: Rp1.419.000
  • ​Emas Antam 1 gram: Rp2.738.000
  • Emas Antam 2 gram: Rp5.416.000
  • Emas Antam 3 gram: Rp8.099.000
  • Emas Antam 5 gram: Rp13.465.000
  • ​Emas Antam 10 gram: Rp26.875.000
  • ​Emas Antam 25 gram: Rp67.062.000
  • Emas Antam 50 gram: Rp134.045.000
  • Emas Antam 100 gram: Rp268.012.000
  • Emas Antam 250 gram: Rp669.765.000
  • Emas Antam 500 gram: Rp1.339.320.000
  • Emas Antam 1.000 gram: Rp2.678.600.000

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP. Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas jadi investasi yang cenderung naik untuk jangka Panjang

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Emas jadi pilihan investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli.

Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More