Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Siapa Pemilik Holland Bakery? Inilah Sosok dan Sejarah Berdirinya

3 min read
Siapa Pemilik Holland Bakery? Inilah Sosok dan Sejarah Berdirinya
Holland Bakery (hollandbakery.co.id)

  • Holland Bakery adalah bisnis lokal Indonesia yang dikelola PT Mustika Cita Rasa, terkait Asaba Group milik keluarga Angsono, bukan waralaba asal Belanda.

  • Berdiri pada 1978, Holland Bakery berkembang dari toko roti konvensional menjadi penyedia beragam roti, kue, pastry, dan produk bercita rasa lokal.

  • Perusahaan mempekerjakan lebih dari 10 ribu karyawan, didukung 23 dapur pusat, sekitar 25 kantor cabang, serta lebih dari 450 gerai di berbagai kota Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Nama Holland Bakery tentu sudah sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia sebagai salah satu jaringan toko roti dan kue terkemuka. Dikenal dengan ciri khas bangunan berarsitektur kincir angin ala Eropa serta warna merahnya yang mencolok, banyak orang sering mengira merek ini berasal dari Belanda. Padahal, gerai legendaris ini murni merupakan produk bisnis lokal asli Indonesia.

Berikut adalah pembahasan lengkap mengenai sosok pemilik, sejarah, pencapaian, hingga jaringan bisnis Holland Bakery. Yuk, mari simak artikelnya sampai selesai!

  1. 1. Siapa Pemilik Holland Bakery?

    siapa pemilik holland bakery
    ilustrasi roti tawar (pexels.com/Cats Coming)

    Banyak yang keliru mengira gerai roti ini merupakan waralaba asing karena namanya terinspirasi dari wilayah Holandia atau Holland di Belanda. Namun, Holland Bakery sebenarnya dikelola di bawah naungan PT Mustika Cita Rasa yang berpusat di Jalan Karang Bolong Raya, Jakarta Utara.

    Perusahaan pengelola ini erat kaitannya dengan Asaba Group (Aneka Sakti Bakti) yang didirikan oleh mendiang Boedyharto Angsono. Menariknya, Asaba Group sendiri awalnya lebih dulu dikenal luas sebagai perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang distribusi alat tulis dan peralatan kantor seperti pena merek Zebra, pensil Staedtler, hingga stapler Max, sebelum akhirnya sukses besar di industri kuliner di bawah kendali Keluarga Angsono.

  2. 2. Sejarah Berdirinya Holland Bakery

    siapa pemilik holland bakery
    ilustrasi roti sobek kukus cokelat (pexels.com/Nadin Sh)

    Perjalanan panjang Holland Bakery bermula pada tahun 1978, menjadikannya salah satu pelopor toko roti dan kue modern tertua di Indonesia. Sejak awal berdiri, perusahaan menetapkan visi besar untuk menjadi penyedia bahan pangan utama pilihan masyarakat Indonesia dengan mengusung motto "Teratas Karena Kualitas".

    Untuk mewujudkannya, mereka berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi, bernutrisi, dan sehat yang terus disesuaikan dengan selera lidah lokal, serta rutin memperluas jangkauan toko agar semakin mudah diakses pelanggan. Dari toko konvensional skala awal, usaha ini terus berkembang secara konsisten hingga menjadi destinasi favorit untuk mencicipi roti klasik, sandwich, kue tradisional, bika ambon, pisang bolen, lapis legit, hingga aneka pastry.

  3. 3. Pencapaian Holland Bakery

    siapa pemilik holland bakery
    Ilustrasi roti panggang yang diolesi butter. (magnific.com/bublikhaus)

    Selama puluhan tahun beroperasi, Holland Bakery telah menorehkan berbagai pencapaian gemilang yang mengukuhkan posisinya di industri kuliner Tanah Air. Perusahaan sukses mempekerjakan lebih dari 10 ribu karyawan.

    Dari sisi logistik dan produksi, mereka memiliki gudang induk berskala besar seluas 13.955 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 6.000 meter persegi, serta kapasitas penyimpanan hingga 5 ribu lebih rak pallet untuk menunjang distribusi pasokan harian.

    Selain itu, standar mutu yang tinggi dan konsistensi pelayanan membuat merek berikon kincir angin ini berhasil bertahan di tengah ketatnya persaingan industri makanan modern serta meraih kepercayaan lintas generasi di Indonesia.

  4. 4. Jaringan Bisnis Holland Bakery

    siapa pemilik holland bakery
    ilustrasi roti sobek cokelat (vecteezy.com/Vachiraphan Phangphan)

    Untuk menjaga kualitas dan ketersediaan produk segar di setiap gerainya, perusahaan telah membangun sebanyak 23 dapur pusat (central kitchen) yang berfungsi sebagai pusat produksi sekaligus distribusi. Saat ini, jaringan bisnisnya dikelola melalui sekitar 25 kantor cabang dengan mengoperasikan lebih dari 450 hingga 470 gerai.

    Konsentrasi outlet terbanyak berada di wilayah Jabodetabek yang menjadi pasar utama, namun jaringannya juga telah merata di berbagai kota besar di Indonesia seperti Bandung, Surabaya, Lampung, Batam, Pekanbaru, Makassar, Manado, Bali, Solo, Semarang, Balikpapan, hingga Samarinda.

    Itulah pembahasan mengenai sosok dibalik Holland Bakery serta sejarah berdirinya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More