Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Tips Mengumpulkan Dana Pensiun buat yang Gajinya Pas-Pasan
ilustrasi dana pensiun (freepik.com/rawpixel.com)
  • Pentingnya mulai menyiapkan dana pensiun sejak usia 30-an, agar tidak kesulitan memenuhi biaya hidup di masa tua yang terus meningkat karena inflasi.

  • Dianjurkan berinvestasi secara rutin dengan metode cost averaging, menyisihkan sekitar Rp1,95 juta per bulan untuk mencapai target dana pensiun sekitar Rp1,29 miliar dalam 18 tahun.

  • Pekerja disarankan tidak mencairkan dana JHT BPJS sebelum pensiun serta memastikan utang dan dana darurat terkendali sebelum memulai investasi jangka panjang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dana pensiun merupakan hal yang sangat penting, lantaran biaya hidup di masa tua tidak murah. Orang di usia 40 tahunan sudah wajib aktif mengumpulkan dana pensiun.

Tapi sejak kamu di usia 30 tahunan, sebaiknya kamu sudah menyiapkan diri agar tidak kesulitan di kemudian hari. Lantas, bagaimana jika kamu belum mengumpulkan dana pensiun di usia tersebut dan memiliki penghasilan pas-pasan?

Simak tips berikut ini untuk langkah-langkah yang perlu kamu lakukan agar siap mengumpulkan dana pensiun. 

1. Cari tahu pengeluaran di masa pensiun dengan mencoba hitungan seperti ini

ilustrasi rupiah (IDN Times/Umi Kalsum)

Coba hitung pengeluaran tahunan kamu di masa tua dengan menggunakan asumsi inflasi dan penurunan standar biaya hidup.

Mengutip riset Lifepal, berikut perhitungan asumsi pengeluaran di hari tua jika standar hidup orang yang bersangkutan diturunkan 30 persen, dan asumsi inflasi di Indonesia 5 persen per tahun:

Usia saat ini: 40 tahun

Usia pensiun: 58 tahun

Jangka waktu mengumpulkan dana pensiun: 58-40 = 18 tahun

Asumsi harapan hidup: 74 tahun

Biaya hidup per bulan: Rp4 juta

Biaya hidup satu tahun: Rp4 juta X 12 = Rp48 juta

Pengeluaran di masa pensiun (diturunkan standarnya): Rp48 juta x 70 persen = Rp33,6 juta.

Penurunan biaya hidup di masa tua bisa dilakukan sesuai dengan yang kamu kehendaki. Adapun alasan penurunan estimasi biaya hidup disebabkan karena:

  • Pengeluaran kamu bisa jadi berkurang karena anak-anak kamu mungkin sudah lulus atau karena perubahan gaya hidup

  • Kemampuan mengumpulkan dana pensiun saat ini kurang baik

2. Berinvestasi dengan metode cost averaging untuk dana pensiun

ilustrasi investasi (pexels.com/Anna Nekrashevich)

Untuk bisa mengumpulkan dana sebesar Rp1,29 miliar selama 18 tahun, berinvestasi dengan cara lump sum (sekali bayar) tentu cukup berisiko. Kamu bisa saja kekurangan aset likuid dalam jumlah besar, yang bisa berdampak serius dalam kesehatan finansial kamu.

Lakukanlah investasi berkala (cost averaging) setiap bulan untuk mengumpulkan dana pensiun kamu. 

Dengan menyisihkan dana sebesar Rp1,95 juta per bulan ke instrumen investasi yang bisa menghasilkan imbal hasil 10 persen per tahun, maka kamu membutuhkan waktu 225 bulan untuk bisa mendapatkan uang Rp1,29 miliar.

3. Jangan tarik dana Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan

ilustrasi Kartu BPJS (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan sejatinya bisa diklaim ketika kita sudah tidak lagi bekerja karena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pengunduran diri.

Besaran dana JHT tentu cukup menggiurkan untuk ditarik, apalagi bagi mereka yang memiliki pengalaman kerja lebih dari 10 tahun. Namun perlu diketahui, mencairkan dana tersebut bukanlah keputusan yang tepat. Sebaiknya, jadikan dana JHT BPJS sebagai tambahan dana pensiun di hari tua nanti.

4. Investasi setelah utang kamu terkendali dan memiliki dana darurat

ilustrasi mempersiapkan dana darurat (pexels.com/Karolina Grabowska)

Jangan berinvestasi ketika kamu masih memiliki utang demi memiliki dana pensiun. Ketika utang tidak dibayar, maka akan muncul biaya denda atau penalti yang dikeluarkan pihak pemberi kredit. Alhasil pengeluaran per bulan menjadi bengkak.

Selain itu, pastikan kamu memiliki dana darurat yang bisa mencukupi kebutuhan kamu selama minimal 6 bulan, di saat kamu kehilangan pendapatan.

FAQ seputar Tips Mengumpulkan Dana Pensiun buat yang Gajinya Pas-Pasan

Bagaimana cara mulai mengumpulkan dana pensiun dengan penghasilan pas-pasan?

Mulailah dengan membuat anggaran yang jelas, sisihkan sebagian dari pendapatan untuk dana pensiun, dan tetapkan target jangka panjang agar proses menabung lebih terarah.

Apakah penting menabung untuk pensiun sejak dini?

Ya, menabung sejak muda memberi waktu lebih panjang agar dana bertumbuh melalui bunga majemuk atau hasil investasi, sehingga jumlah yang terkumpul lebih besar di masa depan.

Instrumen apa yang cocok untuk menyiapkan dana pensiun?

Instrumen yang umum dipilih termasuk reksa dana pasar uang atau saham, deposito, serta instrumen pensiun lain yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan jangka panjangmu.

Bagaimana cara tetap konsisten menabung meski penghasilan pas-pasan?

Disiplin dengan menyisihkan persen tertentu dari pendapatan setiap bulan, buat otomatisasi tabungan jika perlu, dan hindari pengeluaran impulsif.

Apa peran investasi dalam dana pensiun?

Investasi membantu mempercepat pertumbuhan dana pensiun karena potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding simpanan biasa, meskipun perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

Editorial Team