Ristianti adalah satu dari 168 peserta program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) yang "diwisuda" Pertamina menjadi wirausahawan yang siap berkembang. Program UMiMAX dirancang untuk membantu masyarakat ekonomi lemah dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK), untuk menjadi pelaku usaha ultra mikro yang mandiri. (Dok. Pertamina)
Program UMiMAX saat ini menjangkau enam wilayah, yakni Jabodetabek, Karawang, Subang, dan Bandung. Terdiri dari 65 usaha warmindo (warung makan Indomie), 63 usaha kopling (kopi keliling), dan 40 usaha mini ATM (anjungan tunai mandiri).
"Dari program ini, para peserta mampu mencatatkan rata-rata omzet bulanan sekitar 30 juta rupiah, bahkan beberapa di antaranya berhasil meraih laba lebih dari 10 juta rupiah per bulan. Total pendapatan seluruh peserta dari Januari hingga April 2026 mencapai 2,75 miliar rupiah. Membukukan laba bersih hingga 858 juta rupiah. Dampak positif ini mendorong kami untuk lebih mengembangkan program UMiMAX," tambah Rudi.
Vice Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menambahkan, Program Umimax merupakan inisiatif Pertamina dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro sehingga bisa berkembang, mandiri dan naik kelas.
“Pertamina memberikan apresiasi atas semangat dan keberhasilan mitra usaha ultra mikro dalam mengikuti program Umimax. Wisuda ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus mengembangkan wawasan dan kapasitas usaha sehingga bisa menjadi wirausaha yang andal,” ujar Muhammad Baron.