Purbaya Akan Tempatkan Anak Buah Awasi DSI, Bukan Wamen-Dirjen

- Purbaya Yudhi Sadewa menugaskan jajaran Kemenkeu untuk mengawasi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dengan laporan rutin dan rinci terkait kinerja ekspor BUMN tersebut.
- Pengawasan DSI tidak akan dilakukan oleh Wamenkeu atau pejabat eselon I, melainkan staf yang mampu memantau detail operasional agar potensi penyimpangan cepat terdeteksi.
- DSI dibentuk sebagai eksportir tunggal komoditas SDA strategis seperti CPO, batu bara, dan paduan besi guna mencegah under-invoicing, transfer pricing, serta pelarian devisa ekspor.
Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa akan menempatkan jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mengawasi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Purbaya mengatakan jajaran Kemenkeu yang ditugaskan mengawasi DSI harus memberikan laporan rutin yang rinci terkait kinerja BUMN ekspor tersebut.
“Yang saya mau adalah dia lihat detil laporannya, dan lapor ke kita, sehingga penyelewengan atau praktik di luar yang diinginkan ke-monitor secepat mungkin,” kata Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Namun, Purbaya mengatakan jajaran Kemenkeu yang akan ditugaskan mengawasi DSI itu bukanlah Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) ataupun jajaran eselon I.
“Enggak, enggak (Wamen atau Dirjen). Harusnya dia bisa melihat lebih detil. Kalau Wamen pasti makan gaji buta tuh, enggak ngapa-ngapain, datang sebulan sekali. Bukan itu yang saya mau,” tutur Purbaya.
Purbaya mengatakan, kehadiran DSI akan memudahkan pihaknya memastikan akuntabilitas dalam pengelolaan penerimaan negara dari ekspor SDA.
DSI sendiri didirikan untuk menjadi eksportir tunggal komoditas SDA strategis, demi memberantas praktik under-invoicing, transfer pricing, dan pelarian devisa hasil ekspor.
Pengelolaan ekspor SDA oleh DSI dimulai dari komoditas minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), batu bara, dan paduan besi (ferrous alloy).
“Kan mereka 3 bulan pertama proses biasa, nanti kita lihat setelah 6 bulan mungkin udah full ya, DSI yang melakukan ekspor kan. Kalau itu mah gampang, dia yang jualan, kalau macam-macam dia yang saya kejar. Saya pengawas dia juga kan, saya anggota pengawas di Danantara, kalau ada yang nggak betul ya kita pecat, ya direktur DSI-nya gitu,” tutur Purbaya.

















