Berbisik di hati yang sunyi
Memberi api pada diri yang telah mati
Kala harapan kembali datang mengisi
Kala impian mulai perlahan hadir di sanubari
Ku kira mentari kan kembali terang
Memberi jalan dengan gemilang
Ku rasa kini aku bisa percaya
Bahwa bahagia pun bisa ku miliki di dunia
Namun, mengapa tiba-tiba kau pergi tanpa kata?
Memberi luka yang belum sembuh sempurna
Mengapa menabur janji saat tak mampu setia?
Hati yang rapuh kembali hancur untuk yang kedua
Di antara redup dan hidup ku berdiri
Mengobati hati untuk kesekian kali
Mengapa cobaan datang silih berganti?
Pertanyaan yang terus bergema sepanjang hari
![[PUISI] Antara Redup dan Hidup](https://image.idntimes.com/post/20260331/1000576947_27927132-498f-4053-9bbd-394389fe9550.jpg)