Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar
ilustrasi alam semesta (pexels.com/Zelch Csaba)
Share Article

Malam menjelma ruang bagi benakku
Mengembara jauh melampaui batas fana
Menyusuri labirin tanya yang kelabu
Yang tak pernah berujung pada muara

Kukira-kira segala kemungkinan hidup
Betapa kerdilnya kita di jagat raya
Ketika semesta bergerak tanpa redup
Semakin kurenungkan, semakin hilang logika

Mungkinkah nalar sengaja diberi sekat
Karena takkan mampu menampung rahasia?
Atau hanya ingin tahuku yang terlampau lebat
Hingga tersesat di antara tanya yang sia-sia?

Namun di balik segumpal ketidakpahaman
Lahir kekaguman yang senyap dan magis
Bahwa semesta menyimpan berjuta misteri
Dan kita hanyalah debu di hadapan Sang Pemilik Takdir

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction