Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Batas Nalar
ilustrasi alam semesta (pexels.com/Zelch Csaba)

Malam menjelma ruang bagi benakku
Mengembara jauh melampaui batas fana
Menyusuri labirin tanya yang kelabu
Yang tak pernah berujung pada muara

Kukira-kira segala kemungkinan hidup
Betapa kerdilnya kita di jagat raya
Ketika semesta bergerak tanpa redup
Semakin kurenungkan, semakin hilang logika

Mungkinkah nalar sengaja diberi sekat
Karena takkan mampu menampung rahasia?
Atau hanya ingin tahuku yang terlampau lebat
Hingga tersesat di antara tanya yang sia-sia?

Namun di balik segumpal ketidakpahaman
Lahir kekaguman yang senyap dan magis
Bahwa semesta menyimpan berjuta misteri
Dan kita hanyalah debu di hadapan Sang Pemilik Takdir

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team