Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Berlabuh di Pulau Berbeda
ilustasi puisi Berlabuh di Pulau Berbeda (pexels.com/Jeffry Surianto)

Waktu menunjukkan tengah malam
seperti biasa, dua kapal beriringan
menyusuri lautan nan amat sunyi
mereka yakin tujuannya sama
sebab perpisahan itu fiksi belaka

hingga badai besar menerjang
mereka berpencar mengikuti irama
senandung laut penuh misteri
dan mengharap keselamatan

Tanpa sadar, satu ke utara
dan satunya lagi menuju barat
titik temu hanya kemustahilan
bagi dua buah kapal putus asa
yang berlabuh di pulau berbeda

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team