Di sudut sunyi berdebu waktu,
Suara retak, persis kaca tak benar-benar pecah
Bergetar,
Menyimpan luka enggan jatuh
Mendengarnya,
Dari balik jeruji tak kasatmata,
Terbuat dari takut,
Ragu menetas diam-diam
Layaknya embun lupa cara jatuh ke Bumi
Suara itu adalah burung, sayapnya dilipat ironi
Paruhnya dibungkam kata tak adil
Matanya dipaksa percaya bahwa langit hanyalah lukisan di dinding sangkar
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Burung di Dalam Sangkar
![[PUISI] Burung di Dalam Sangkar](https://image.idntimes.com/post/20260409/1000475367_8ad622cf-b6aa-43b3-ba36-c3ab34cfa3b6.jpg)
ilustrasi burung di dalam sangkar (pexels.com/Oli Sumit)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us