Kepak sayap berseru pilu
Dihujam sajak desing peluru
Hendak memijak tanah surga
Dibakar rona api membara
Surga bagi kami, barangkali ilusi
Fatamorgana terbungkus manis rapi
Menjadi hitam persis arang tak bertuan
Bermandikan darah di tanah surga megah
Puan dan tuan
Makhluk biadab berdiri tegap
Menantang langit memicing sengit
Merayakan api melahap sunyi
![[PUISI] Di Mana Surga Kami?](https://image.idntimes.com/post/20260813/1000545132_c1fd9304-4ae3-4fe6-beee-aa6b8d104fcc.jpg)