Waktu tak pernah mengetuk pintu
Ia masuk diam-diam melalui kerutan
Mengambil hari tanpa meminta izin
Lalu menyisakan kenangan sebagai bayaran
Ada mimpi yang ditunda terlalu lama
Disimpan rapi di bawah kata nanti
Sampai suatu ketika tangan membukanya
Dan menemukan debu di atas harapan sendiri
Jam terus berdetak tanpa belas kasihan
Membawa pergi masa yang tak bisa diulang
Setiap detik adalah sesuatu yang hilang
Sebelum sempat disebut sebagai kenangan
Mungkin hidup bukan tentang mengejar waktu
Melainkan berani hadir di setiap detik
Sebab hari yang terus ditunggu sempurna
Bisa saja berakhir tanpa pernah dimulai
![[PUISI] Jam yang Memakan Usia](https://image.idntimes.com/post/20260726/pexels-jlfield-5123921_e6bb4183-67ba-40ba-9475-6b9338a4bd7e.jpg)