Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Jengah

[PUISI] Jengah
ilustrasi merenung (Pexels.com/Download a pick)

Sebongkah kisah lama itu

Selalu datang dan pergi

Timbul dan tenggelam sesuka hati

Menawarkan luka menggores dada

Meninggalkan jejak sakitnya jiwa

 

Ingin ku hapus semua memori

Agar tak ada lagi perih menghujam diri

Tak ingin kurasakan duka nestapa itu lagi

Rentetan dusta menyayat hati

Ribuan janji yang tak tertepati

 

Pergilah sejauh mungkin

Terbang bersama hembusan angin

Jangan pernah kembali

Tinggalkan aku sendiri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

15 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction