Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] JIka Luka Tak Pernah Ada
ilustrasi orang sedang duduk (Pexels/David Kanigan)

Ketika semburat cahaya memberi bahagia

Maka malam tempat tenangnya jiwa

Dalam keramaian tiap langkah manusia

Selalu ada luka yang tak bersuara

Bersama kelam yang mendekap

Senantiasa datang bersama bahu untuk bersandar

Jika hanya gembira semata,

barangkali tak semua berdoa

Tak ada gaduh yang berlomba dalam harap,

Untuk sampai pada Sang Penguasa

Sebab suka yang terlalu lama menetap,

tak selalu mengajarkan untuk berpulang

Namun bila hanya luka yang menetap,

niscaya tak ada asa tersisa

Sebagaimana langit mendung yang mereda,

berganti haru yang membiru disana

Bersamanya lah dewasa mencoba sempurna,

dari sayap-sayap yang tak berhenti mencoba

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team