Di tanah tempat angin dulu bernyanyi
Kini hanya tersisa abu dan puing
Mereka datang membawa bara
Mengusir kehidupan demi keinginan sendiri
Ada yang kehilangan tempat berlindung
Ada yang kehilangan anak dan kawanan
Mereka hanya ingin hidup dan bernaung
Namun dirampas haknya oleh keserakahan
Para iblis terus mengambil dan membunuh
Mengeringkan sungai, meracuni tanah
Tak peduli berapa banyak yang jatuh
Asal mereka pulang membawa hasil yang melimpah
Tak ada hukum yang mampu menghentikan
Tak ada tangan yang mampu membalas
Kami hanya mampu menatap dan bertanya
Mengapa yang lemah harus kehilangan segalanya?
Namun di balik langit yang kelam
Tuhan melihat setiap luka
Dan bila dunia tak mampu memberi keadilan
Tuhan tahu apa yang harus dilakukan-Nya
![[PUISI] Ketika Hutan Kehilangan Suara](https://image.idntimes.com/post/20260825/pexels-glazun0v-16282167_8f814ecd-4b1c-493e-b451-dfad6d9b79a3.jpg)