Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Ku Abadikan Kau dalam Sebuah Puisi
siluet pasangan kekasih (magnific.com/senivpetro)

Tak kupahat namamu di batu yang dingin
Tak kusimpan wajahmu dalam bingkai yang hening
Namun lewat bait yang lahir bening
Kuabadikan dirimu dalam kata yang mengalir jernih

Waktu mungkin berjalan tanpa henti
Musim berganti datang dan pergi
Namun ada jejak yang tak akan mati
Yakni kisahmu yang tinggal di relung hati

Kehadiranmu seperti cahaya senja
Lembut menyentuh langit yang merona
Menyisakan hangat dalam jiwa
Meski tak selalu dekat dalam nyata

Biarkanlah angin membawa nyanyian
Biarkan malam menyimpan kenangan
Karena dalam setiap larik dan ungkapan
Kuabadikan kau dalam sebuah puisi sepanjang zaman

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team