Tak kupahat namamu di batu yang dingin
Tak kusimpan wajahmu dalam bingkai yang hening
Namun lewat bait yang lahir bening
Kuabadikan dirimu dalam kata yang mengalir jernih
Waktu mungkin berjalan tanpa henti
Musim berganti datang dan pergi
Namun ada jejak yang tak akan mati
Yakni kisahmu yang tinggal di relung hati
Kehadiranmu seperti cahaya senja
Lembut menyentuh langit yang merona
Menyisakan hangat dalam jiwa
Meski tak selalu dekat dalam nyata
Biarkanlah angin membawa nyanyian
Biarkan malam menyimpan kenangan
Karena dalam setiap larik dan ungkapan
Kuabadikan kau dalam sebuah puisi sepanjang zaman
![[PUISI] Ku Abadikan Kau dalam Sebuah Puisi](https://image.idntimes.com/post/20260810/img_6529_39a12558-5251-4588-a49e-ef07461f0065.jpeg)