Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Negeri di Dalam Kepala

1 min read
[PUISI] Negeri di Dalam Kepala
ilustrasi cowok yang merasa sedih (pexels.com/cottonbro studio)
  • Puisi menggambarkan negeri tanpa peta di dalam kepala, tempat pikiran menciptakan banyak suara, kemungkinan, serta ketakutan di balik setiap pintu.
  • Masa lalu hadir dan menunggu dipanggil, sementara masa depan berdiri jauh dengan wajah yang belum dikenali.
  • Perang terpanjang terjadi di antara pikiran yang mencari ketenangan; damai hadir saat hati menerima bahwa tidak semua pertanyaan harus diselesaikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ada sebuah negeri tanpa peta
Tempat pikiran membangun ribuan suara
Jalan-jalannya penuh kemungkinan
Dan setiap pintu menyimpan ketakutan

Di sana masa lalu tak pernah benar-benar pergi
Ia duduk di sudut dan menunggu dipanggil
Sementara masa depan berdiri di kejauhan
Membawa wajah yang belum bisa dikenali

Kadang perang paling panjang
Tak terjadi di jalan atau medan pertempuran
Ia tumbuh di antara dua pikiran
Yang sama-sama ingin menemukan ketenangan

Barangkali damai bukan berarti sunyi
Bukan pula ketika semua jawaban ditemukan
Melainkan ketika hati akhirnya mengerti
Tak semua pertanyaan harus diselesaikan

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team