Saat bayangmu terasa terlalu dekat di kepala
Mencintaimu bukan lagi urusan logika
Sebab, ada debar yang menetap tanpa diminta
Membuat semua pertimbangan mendadak kalah
Jemari ini seolah punya jalannya sendiri
Menyusuri setiap jejak yang pernah kau tinggalkan
Hanya lewat pesan singkat yang kukirimkan setiap hari
Menjadi jembatan dari rindu yang tak terkatakan
Hati mungkin tahu kapan ia harus menepi
Namun, keinginan ini masih saja ingin menyapa
Mencintaimu memang tak butuh alasan lagi
Sebab, bagiku rasa ini sudah cukup terasa
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Logika Tak Kuperlukan saat Ini
![[PUISI] Logika Tak Kuperlukan saat Ini](https://image.idntimes.com/post/20260330/pexels-afra-nur-koc-889858467-33257477_3080e55f-a857-4536-b339-d3d462908f7a.jpg)
ilustrasi seorang pria (pexels.com/afra nur koç)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us