Logikaku kini meronta-ronta
Sejuta protesnya memenuhi kepala
Hanya karena aku banyak menggunakan metafora
Sekalipun ia tahu itu penting dalam merangkai kata
Biarlah, cukup kuabaikan saja
Sebab aku akan jadi manusia paling puitis hari ini
Bersama pedih yang ingin kuabadikan
Semua keraguan siap kusingkirkan
Mungkin, logikaku hanya tak terbiasa kalah
Karena aku selalu memihaknya saat terjerat masalah
Sayangnya, malam ini bukan ia pemenangnya
Akan kugunakan perasaanku untuk belajar berkarya
![[PUISI] Logika yang Tak Mau Kalah](https://image.idntimes.com/post/20260829/treddy-chen-gaeqhhne8cq-unsplash_bec7c9ae-7b70-4960-86c6-402976e98edd.jpg)