Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Luka dan Sepi

[PUISI] Luka dan Sepi
Ilustrasi gambar (freepik.com/vecstock)
  • Puisi menggambarkan hidup yang terasa hambar dan kosong, dengan sunyi hadir sebagai teman setia di tengah kesendirian.
  • Tokoh lirik menanti asa sambil menghadapi rintihan hati, kenangan indah yang memudar, serta batin yang terus meronta.
  • Di antara luka dan sepi, tokoh lirik mencari makna hidup dan membiarkan tangis mengalir untuk meredakan luka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hidup terasa hambar dan kosong
Sunyi hadir sebagai teman setia
Setiap detik terdengar helaan napas
Menatap cakrawala yang terbentang luas
Menanti asa yang masih menggantung

Rintihan hati berbisik lirih
Terngiang bagai hujan yang enggan reda
Bayangan indah perlahan memudar
Bagai senja yang kehilangan warna

Sendiri, ditemani bayang-bayang diri
Makna hidup kucari di antara luka dan sepi
Meski diri letih melawan batin yang meronta
Kubiarkan tangis mengalir, meredakan luka

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team