Pengelana dilahirkan seorang diri
Ada yang bertubuh kecil berjiwa besar
Ada yang berjiwa kecil bertubuh besar
Pengelana ditakdirkan mencari diri
Hangat api unggun dekorasi perjalanan
Merangkul para pengelana yang menggigil
Pengelana menukar potongan jiwa tanpa ucap
Lengang sekelam malam malang
Hingga salah satu membuka mulut
Mencari satu yang tidak terjawab
Setelah kematian yang entah keberapa,
"Mungkinkah besok kita hidup lagi?"
Gelak pengelana mengisi malam malang
![[PUISI] Malam Malang](https://image.idntimes.com/post/20260924/chan-hoi-uj-w-v7oft4-unsplash_c1fe0755-4966-4c2b-98ff-4ca812aa26e4.jpg)