Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Menjaga Letupan Kala Mengeja Rasa
Ilustrasi letupan yang bercahaya (pexels/Ludovic Delot)

Membabati sanggahan api
Nostalgia mengerjap
Nuansanya perih
Jalan bentala meliuk tajam

Berlindung di depan cahaya
Tangan menyatu dengan warnanya
Gulita diselimuti letupan
Mengeja temaram

Wanita yang menelan bayangan
Memaki detikan waktu
Mengalirkan semburan rasa
Di depan mata yang surut

Buntu di rongga cinta
Bongkahan memori menyeruak
Mengukir baja di ujung senjata
Menahan perpisahan

Mahkota dusta tersadar
Melucuti lisan dengan geragas
Itukah asmara?
Nodanya terlihat suci

Memudarnya aksara
Putihnya telah usai
Senja pulang kemarin
Saat hati menyingkirkannya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team